Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Tambi Bangun Museum Perkebunan Teh Pertama di Indonesia, Jadi Nilai Tambah Pariwisata

Sigit Rahmanto • Selasa, 10 September 2024 | 22:20 WIB
Launching Museum Perkebunan Teh Tambi di kawasan Tambi Tea Resort Wonosobo. Museum ini diklaim pertama kali di Indonesia.
Launching Museum Perkebunan Teh Tambi di kawasan Tambi Tea Resort Wonosobo. Museum ini diklaim pertama kali di Indonesia.

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo— Museum Perkebunan Teh Tambi diresmikan Senin (9/9/2024) malam. Museum ini akan menjadi pusat edukasi sekaligus destinasi wisata unggulan sehingga memberikan nilai tambah pariwisata.

Mantan Direktur PT Tambi, Bambang Hargono menyampaikan gagasan pembangunan museum ini merupakan langkah strategis untuk mengangkat kembali kejayaan teh Indonesia, terutama teh dari Wonosobo. 

"Museum teh ini pertama di Indonesia, khususnya untuk sektor perkebunan teh. Hal ini sangat berarti mengingat pentingnya melestarikan sejarah teh yang memiliki kontribusi besar bagi perekonomian dan budaya kita.

Selain itu, museum ini juga menjadi sarana yang dapat memperkenalkan produk teh lokal kepada masyarakat luas," ujar Bambang usai launching di Tambi Wonosobo.

Ia menambahkan teh Tambi memiliki sejarah panjang sejak masa kolonial Belanda dan pernah menjadi salah satu komoditas ekspor utama.

Menurutnya di masa lalu, teh Jawa, termasuk teh dari Wonosobo, sangat terkenal di mancanegara.

"Sayangnya, pengetahuan tentang kejayaan teh Indonesia ini mulai luntur di masyarakat. Kita berharap setelah adanya museum ini dapat menghidupkan kembali kebanggaan kita terhadap produk teh lokal," katanya.

Sementara itu, Direktur PT Maju Bersama Tambi, Lita Muwardani menyatakan museum ini tidak hanya menjadi tempat pameran.

Tetapi juga akan menghadirkan berbagai pengalaman edukatif bagi pengunjung. Pengunjung akan diajak untuk lebih mengenal sejarah hingga proses produksi teh dari tahap awal hingga akhir.

Mereka juga dapat meramu varian teh sendiri.

"Para tamu akan bimbingan dari ahli teh yang kami sebut 'team master'. Ini akan memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mendalami kekayaan dan keragaman teh Indonesia," jelasnya.

Lita menekankan pentingnya diversifikasi usaha di PT Tambi sebagai upaya untuk tetap relevan dan berkembang di era modern.

Ia juga mengaku tidak hanya fokus pada produksi teh, tetapi juga telah mengembangkan agrowisata sebagai diversifikasi usaha. 

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat yang hadir dalam peresmian tersebut, menyatakan museum ini merupakan inovasi yang sangat bermanfaat bagi pengembangan pariwisata dan perekonomian lokal.

"Saya sangat bangga dengan pembangunan museum ini. Kehadirannya bukan hanya sebagai daya tarik wisata, tetapi juga sebagai pusat edukasi.

Kami akan mendorong siswa-siswi sekolah di Wonosobo untuk melakukan kunjungan edukatif ke museum ini.

Dengan demikian, mereka dapat memahami sejarah perkebunan teh dan menghargai kekayaan lokal yang kita miliki," ujar Afif.

Bupati juga berharap agar museum ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus melestarikan dan mengembangkan potensi lokal, khususnya di sektor perkebunan dan agrowisata.

"Museum ini bukan sekadar tempat untuk mengenang masa lalu, tetapi juga menjadi titik tolak untuk masa depan yang lebih baik.

Generasi muda harus terus berinovasi, seperti yang telah dilakukan oleh PT Tambi dengan pembangunan museum ini," tandasnya. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Afif Nurhidayat #Bupati wonosobo #Direktur PT Maju Bersama Tambi Lita Muwardani #bambang hargono #agrowisata #Museum perkebunan teh tambi #WISATA