Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Setelah 20 Tahun Menunggu, Warga Garung Wonosobo Miliki SMA Negeri, Peletakan Batu Pertama Tandai Pembangunan Gedung

Sigit Rahmanto • Sabtu, 27 Juli 2024 | 05:27 WIB
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat meletakkan batu pertama pembangunan gedung SMAN 1 Garung, Jumat (26/7/2024).
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat meletakkan batu pertama pembangunan gedung SMAN 1 Garung, Jumat (26/7/2024).

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Mimpi masyarakat Kecamatan Garung untuk memiliki Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) akhirnya terwujud. Setelah lebih dari 20 tahun menunggu, pembangunan gedung SMAN 1 Garung dimulai, Jumat (26/7/2024) kemarin.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung.

Pada kesempatan itu Bupati Afif mengungkapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Jateng yang telah merespon usulan warga Kelurahan Garung dan Pemkab Wonosobo.

"Mengingat, ini menjadi kebutuhan di Kecamatan Garung dan Kejajar. Karena selama ini tidak ada sekolah negeri (SMA) di sini, adanya sekolah negeri di kota, jadi aksesnya sangat jauh," terang Afif Nurhidayat usai peletakan batu pertama.

Untuk itu, hadirnya SMAN di wilayah tersebut telah menjadi prioritas bagi Pemkab Wonosobo.

Pihaknya optimistis adanya SMA negeri ini akan memberikan dampak positif bagi anak di wilayah Garung.

Dia berharap SMAN ini secara bertahap akan memperbesar peluang jumlah angka anak lama sekolah dan semakin memperkecil angka anak putus sekolah (ATS) di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Wonosobo, Musofa menyebut di Kecamatan Garung ada tiga SMP dan MTs. Namun untuk jumlah SMA/SMK hanya ada satu.

"Ini kan sangat terbatas. Karena seharusnya daya tampung di sini bisa sampai lima rombongan belajar (rombel)," katanya.

Di satu sisi, saat siswa akan melanjutkan sekolah di kota, sebagian besar orang tua keberatan. Sebab menyekolahkan anaknya ke kota harus mengeluarkan biaya lebih. Terutama terkait transportasi yang akan digunakan anak saat melanjutkan sekolahnya.

Camat Garung, Amin Purnadi menyampaikan ketidakseimbangan antara jumlah SMP dan SMA di wilayahnya.

Dengan hadirnya sekolah ini diharapkan bisa menjadi tujuan anak menyelesaikan pendidikan dasar 12 tahun.

"Bisa kita bayangkan, di SMPN 1 Garung saja, rata-rata satu angkatan bisa lebih dari 280 siswa. Dari jumlah ini saja kita bisa lihat jika hanya ada satu SMK pasti tidak akan mencukupi," ucapnya.

Diharapkan dalam setahun ini gedung SMAN 1 Garung ini bisa segera diselesaikan. Pasalnya dalam dua tahun terakhir sekolah rintisan ini masih menggunakan gedung milik SMP 1 Garung.

Bangunan yang berdiri di eks bengkok Kelurahan Garung itu memiliki luas 10.000 meter persegi.  (git/lis)

 

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#Amin Purnadi #peletakan batu pertama #pembangunan gedung #BUpati Wonosobo afif Nurhidayat #Kecamatan Garung #SMAN 1 Garung #musofa #Disdikpora