RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Desa Wisata Sendangsari, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo kedatangan tamu dari Qatar melalui Program Youth FUNtastic Journey (YFJ).
Ketua rombongan, Deden Mulyadi membawa peserta yang terdiri atas diaspora anak Indonesia tingkat SMP dan SMA di Qatar. Program ini untuk mengenal, memahami, dan merasakan kehidupan masyarakat pedesaan di Indonesia.
Peserta mengunjungi enam UMKM lokal. Antara lain pembuatan gebleg, produksi dan pengemasan brondong, industri rumah tangga tempe godhong, produksi combro, dan pembuatan tempe kemul.
Pengalaman langsung ini memberikan wawasan tentang tradisi kuliner dan kerajinan lokal.
Peserta juga mengikuti kegiatan layanan masyarakat dan ekologis. Untuk peserta putra membersihkan dan mengecat musala, sementara yang putri mengadakan MPLS di SD Sendangsari.
"Mereka juga mengikuti workshop eco-printing menggunakan dedaunan, kemudian memanen kenci di sawah desa dan lomba menangkap lele," katanya.
Pengurus Pokdarwis Dewi Sri, Bihun mengatakan, Desa Sendangsari sangat menyambut baik kedatangan tamu dari Qatar.
Desa ini terkenal sebagai Desa Wisata Budaya dan Pertanian yang kaya dengan kesenian tradisional. Sendangsari sering menjadi ajang live-in bagi ratusan siswa dari berbagai daerah, tingkat TK/SD setempat.
"Anak-anak sangat betah dan seringkali tidak ingin pulang karena sudah mengenal baik bapak ibu induk semangnya," ungkapnya.
Menurut dia, pengalaman live-in di Sendangsari ini mencontohkan semangat pertukaran budaya dan ikatan yang terbentuk melalui pengalaman bersama dan saling menghormati.
Sekretaris Desa Bambang Adi Nugroho menyampaikan, masyarakat Sendangsari sudah terbiasa menerima tamu.
Meskipun ada kesulitan bahasa, karena mayoritas masyarakat menggunakan bahasa Jawa sementara tamu berbahasa Inggris.
"Pemerintah desa sedang membangun kantor desa baru untuk memaksimalkan kegiatan kemasyarakatan, termasuk pemuda, olahraga, dan kesenian," tutupnya. (din/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo