Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Pasrah Kirab Panji dan Pusaka Praja, Tandai Rangkaian Prosesi Hari Jadi ke-199 Kabupaten Wonosobo, Hujan Deras Tetap Berlangsung Khidmat

Sigit Rahmanto • Kamis, 4 Juli 2024 | 18:40 WIB

 
Prosesi  pasrah tampi kirab panji dan pusaka praja untuk peringatan HUT Wonosobo ke 199  dilaksanakan, Kamis (4/7) pagi di halaman Pendopo Kabupaten.
Prosesi pasrah tampi kirab panji dan pusaka praja untuk peringatan HUT Wonosobo ke 199 dilaksanakan, Kamis (4/7) pagi di halaman Pendopo Kabupaten.

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo- Prosesi  pasrah tampi kirab panji dan pusaka praja untuk peringatan HUT Wonosobo ke- 199  dilaksanakan, Kamis (4/7/2024) pagi.


Prosesi kirab ini menjadi penanda dimulainya seluruh rangkaian hari jadi di kota dingin ini.


Meski di tengah guyuran hujan deras, Pemerintah Kabupaten Wonosobo tetap menjalankan prosesi penyerahan kirab pasrah tampi panji dan pusaka praja kepada kecamatan.

Dengan khidmat para peserta kirab berbaris sejak pukul 08.00 pagi.

Kirab dimulai dengan iring-iringan rombongan pembawa panji dan pusaka dari forkopimda untuk diserahkan kepada forkopimca.


Penyerahan panji dan pusaka dari forkopimda kepada forkopimca yang selanjutnya akan dikirab di semua wilayah desa dan kelurahan di 265 desa di 15 kecamatan se-Kabupaten Wonosobo.

Baca Juga: Intip 12 Manfaat Air Rebusan Daun Mengkudu untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui, Salah Satunya Menurunkan Kadar Kolesterol
"Dalam kirab ini ada empat panji yang akan diserahkan ke seluruh kecamatan yang ada," kata Kepala Disparbud Kabupaten Wonosobo, Agus Wibowo setelah selesai mengikuti upacara serah tampi yang digelar di halaman Pendopo Kabupaten.

Panji dan pusaka yang dimaksud adalah bendera Merah Putih atau Sang Saka Dwi Warna yang bermakna nasionalisme.

Dalam proses ini panji bendara diserahkan oleh Kodim 0707 ke koramil.


Kemudian lambang daerah atau Panji Gegununging Praja yang bermakna identitas daerah yang diserahkan oleh ketua DPRD kepada sekretaris kecamatan.


Dilanjut payung Songsong Catragung bermakna pengayoman dari pimpinan kepada masyarakat yang diserahkan bupati kepada camat.


Dan terakahir tombak Katentreman bermakna penegakan supremasi hukum yang diserahkan oleh kapolres kepada kapolsek.

Baca Juga: Mahasiswa Pekalongan Ditangkap Polres Wonosobo, Ngakunya Pecandu Narkoba, Ditemukan Ribuan Pil di Kamar Kosnya
"Semua diberikan secara bersamaan yang diberikan secara simbolis," katanya.


Prosesi pasrah tampi panji sebagai salah satu ciri khas dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Wonosobo, yang perlu dilestarikan dan dikembangkan sebagai landasan identitas jati diri.

Yaitu sinergitas dalam membangun Kabupaten Wonosobo. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Kabupaten Wonosobo #Kirab panji #agus wibowo #Pendopo kabupaten wonosobo #hari jadi ke 199