RADARMAGELANG.ID, Wonosobo- Pemerintah mulai melirik peluang sport tourism untuk menambah jumlah kunjungan wisata di Kabupaten Wonosobo.
Banyaknya lokasi ideal yang bisa digunakan membuat olahraga wisata ini memiliki peluang besar.
Kepala Bidang Promosi Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Wonosobo Fatonah Ismangil menjelaskan, Kabupaten Wonosobo memiliki bentangan topografi alam yang menawan di beberapa lokasi.
Hijaunya hamparan kebun teh serta jalanan yang naik turun dan berliku dianggap lokasi ideal bagi para pelaku sport tourism itu.
"Karena itu, kita melihat peluangnya cukup bagus untuk olahraga wisata atau sport tourism ini jika kita kembangkan lagi ke depannya," ujarnya.
Terlebih saat ini berbagai acara olahraga yang digabung dengan wisata semacam ini telah dilakukan di beberapa lokasi.
Dengan nama sport tourism yang berbeda-beda.
"Sekarang kan untuk sport tourism itu sudah ada beberapa yang digelar tahunan di Wonosobo," katanya.
Event sport tourism yang dimaksud adalah Dieng Trail Run (DTR) yang digelar di Kawasan Wisata Dieng, Dieng Caldera Rice (DCR) yang digelar di Kebun Teh Tambi Kejajar, serta ajang Duathlon dan Triathlon yang digelar di Desa Pagerejo, Kecamatan Kertek.
Dengan melihat potensi itu, menurutnya, Wonosobo memiliki potensi besar untuk terus mengembangkan peluangnya di sektor ini.
Sehingga hal ini bisa terus meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke kota pegunungan ini.
"Dan hampir setiap event sport tourism kita gelar di Wonosobo itu para peserta selalu bilang lokasinya bagus dan mereka ingin kembali lagi," terangnya.
Fatonah berharap, pemerintah bisa mengambil peluang ini untuk terus berbenah di sektor pariwisata.
Menata dengan baik berbagai lokasi yang sering dijadikan gelaran event sport tourism itu.
"Kita berharap ini bisa terus berkembang, sehingga Wonosobo dengan pariwisata alamnya bisa terus dikenal di luar daerah," harapnya. (git/aro)
Editor : H. Arif Riyanto