Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Hilang Dua Hari, Warga Sambek Wonosobo Ditemukan Tewas di Toilet Kafe saat Halalbihalal

Sigit Rahmanto • Rabu, 24 April 2024 | 17:42 WIB
Petugas mengevakuasi jenazah korban yang ditemukan tak bernyawa di toilet kafe di Kertek.
Petugas mengevakuasi jenazah korban yang ditemukan tak bernyawa di toilet kafe di Kertek.

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Seorang pria parobaya ditemukan tak bernyawa di toilet kedai kopi di Kecamatan Kertek.

Diduga pria tersebut mengalami serangan jantung usai mengikuti acara halalbihalal bersama salah satu ormas di Wonosobo.

Korban adalah Suparno, 54, warga Kelurahan Sambek, Kecamatan Wonosobo.
Jasad korban pertama kali ditemukan temannya yang sengaja mencari, karena sudah dua hari korban tidak ada kabar.

"Saksi ini khawatir karena biasa bareng, tapi sudah dua hari tidak terlihat. Ditelepon, nomornya tidak aktif. Akhirnya dia mencari ke rumah korban," terang Kapolsek Kertek AKP Sutono.

Anggota keluarganya menyebut korban belum pulang. Keluarga dipamiti korban hendak mengikuti halalbihalal bersama teman-temannya di Kecamatan Kertek pada Minggu (21/4/2024). 

Atas informasi tersebut sang teman mendatangi kedai kopi yang digunakan untuk acara halalbihalal pada Minggu (21/4/2024) lalu.

Di sana, ia menemukan motor korban yang masih terparkir di lokasi.

"Untuk memastikannya, akhirnya saksi menanyakan kepada pemilik kedai tentang pemilik motor tersebut," katanya.

Ia meminta pemilik kedai untuk mengecek CCTV di lokasi untuk melihat situasi. Setelah dicek terlihat korban masuk ke toilet di kedai tersebut dan tak kunjung kembali.

"Karena curiga, akhirnya saksi bersama pemilik kedai melihat toilet yang dimasuki korban. Kondisinya masih terkunci dari dalam," ujarnya.

Dilihat dari lubang di atas pintu, korban tergeletak di dalam toilet tersebut. Setelah dibuka, mereka melihat korban terbujur kaku dan tak bernyawa.

"Atas penemuan tersebut mereka melapor ke Polsek Kertek untuk segera ditangani," katanya.

Setelah melakukan olah TKP, pihak kepolisian langsung membawa jenazah ke RS PKU Muhammadiyah untuk diotopsi.

Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, pihaknya menduga korban mengalami serangan jantung saat berada di dalam toilet.

Sebab di dalam saku celana milik korban ditemukan obat pereda nyeri.

"Saat kita tanyakan ke keluarga memang korban sempat mengeluh nyeri pada bagian dada," tandasnya. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#kapolsek kertek #wonosobo #serangan jantung #tewas di toilet