RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Gelaran balon udara yang dikemas dalam Festival Mudik 2024 masih berlanjut. Antusiasme warga tetap tinggi meski sudah memasuki hari ke-7.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo, Agus Wibowo menjelaskan penerbangan balon pada Rabu ini sudah masuk hari yang ke 7.
Sejak digelar pada 11 April, acara penerbangan balon udara masih dilakukan di sejumlah lokasi.
"Hari ini (kemarin, Red) penerbangan balon ada di dua tempat. Yaitu di Lapangan Kelurahan Mudal, Kecamatan Mojotengah, dan Lapangan Reco, Kertek," terangnya usai memberikan sambutan di Lapangan Mudal, kemarin.
Meski telah digelar selama beberapa hari ini menurutnya antusiasme masyarakat untuk datang dan menyaksikan gelaran balon udara masih tinggi.
Sebab di setiap lapangan yang menggelar acara selalu dipenuhi dengan ribuan pengunjung yang datang kelokasi acara.
"Ini membuktikan bahwa penerbangan balon udara memang sudah menjadi bagian dari masyarakat kita,"tandasnya.
Bahkan banyak wisatawan luar kota yang ingin melihat penerbangan balon ini secara langsung. Sebab di media sosial, menurutnya acara festival mudik ini telah viral dalam beberapa hari terakhir.
Agus menambahkan gelaran ini dianggap sukses memikat banyak pengunjung.
Namun penerbangan balon itu tidak sederhana. Sebab di beberapa lokasi angin menjadi musuh utama balon gagal terbang.
"Angin memang jadi problem utama di penerbangan balon udara. Jika angin terlalu kencang bisa dipastikan balon akan gagal terbang," ujarnya.
Idealnya, balon bisa terbang tinggi saat kondisi angin stabil dan tenang.
Dalam kondisi tersebut, asap yang digunakan sebagai bahan bakar untuk terbang tidak cepat menghilang dan balon juga tidak cepat rusak.
Pemilihan waktu penerbangan sangat penting. Angin yang stabil dan tenang biasanya hanya saat pagi hari.
Maka penerbangan dilakukan pada pagi hari.
Agus menambahkan penerbangan balon udara puncaknya pada 21 April di Alun-alun Wonosobo. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo