Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Menteri Koperasi UMK Teten Masduki Kagum dengan Produksi Serat Alami di Wonosobo, Ke Depan Bisa Jadi Sumber Kekuatan Ekonomi Baru

Sigit Rahmanto • Senin, 1 April 2024 | 02:21 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki didampingi Wakil Bupati Wonosobo M Albar menunjukkan kain berbahan dasar serat linen, Sabtu (30/3/2024).
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki didampingi Wakil Bupati Wonosobo M Albar menunjukkan kain berbahan dasar serat linen, Sabtu (30/3/2024).

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo—Menteri Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengunjungi pabrik berbahan dasar serat linen CV Ramindo Berkah Persada Sejahtera, Desa Simbang Kecamatan Kalikajar, Wonosobo, Sabtu (30/3/2024).

Teten Masduki diterima Wakil Bupati Wonosobo Muhammad Albar didampingi Sekretaris Daerah Wonosobo One Andang Wardoyo, serta jajaran Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Wonosobo.

Teten meninjau langsung pabrik pembuatan benang berbahan linen rami asal Wonosobo yang sempat ditemui beberapa waktu lalu di Jakarta Convention Center pada gelaran INACRAFT.

Ia tertarik akan proses dan pengerjaannya bahan serat rami, salah jenis kain yang telah dikenal luas di dunia.

Karenanya, mendorong Teten untuk datang ke home industry serat alami yang ke depan bisa menjadi sumber kekuatan ekonomi baru ini. 

“Dari Wonosobo ini ada potensi serat alami. Meski dihasilkan dengan peralatan yang sederhana, tapi proses yang sudah dilakukan sejauh ini adalah proses industri yang secara ekonomi mampu bersaing dan bisa menghasilkan benang sekelas industri," ungkap Teten.

Menurut dia, proses pengembangan serat rami menjadi benang dan kain jadi melibatkan proses panjang yang meliputi pemisahan serat hingga pemintalan.

Pemanfaatan kembali limbah yang dihasilkan dari proses tersebut juga dapat diolah kembali menjadi sebuah produk yang mendukung diversifikasi usaha serat rami.

Tanaman rami yang menjadi bahan dasar pembuatan benang serat linen CV Ramindo Berkah Persada Sejahtera, di Desa Simbang Kecamatan Kalikajar, Wonosobo, Sabtu (30/3/2024)
Tanaman rami yang menjadi bahan dasar pembuatan benang serat linen CV Ramindo Berkah Persada Sejahtera, di Desa Simbang Kecamatan Kalikajar, Wonosobo, Sabtu (30/3/2024)

“Limbah daun yang terpisah dari dahannya bisa digunakan sebagai pakan ternak. Limbah kayunya bisa menjadi pupuk. Secara sirkulasi ekonomi, semua bahan baku dapat di-recycle dan menjadi turunan produk lain yang dapat dirasakan kebermanfaatannya," terangnya.

Kunjungan kerja Kementerian Koperasi dan UKM ini adalah tahap awal dari proses peninjauan lapangan terkait produksi budidaya dan usaha serat alami khususnya komoditas rami di Kabupaten Wonosobo yang nantinya akan diberikan dukungan pengembangan usaha melalui Hibah Rumah Produksi dari pemerintah.

Teten juga memberikan arahan agar dibentuk sebuah koperasi agar ke depan mampu mengikat investasi jangka panjang.

Dikatakan, dalam pengembangannya, hasil industri ini bisa menjadi mode fashion yang memiliki kekhasan tersendiri sebagai kearifan lokal, dan ini bisa menjadi substitusi impor dari bahan baku.

Misalnya, batik dan lainnya yang menjadi produk buatan dalam negeri.

High end product, produk yang berbasis keunggulan domestik dan customize, harus bisa menghidupkan ekonomi lokal yang ke depan akan mampu kolaborasi bersama fashion desainer untuk menjadi sebuah output turunan dari serat rami," katanya.

Wakil Bupati Wonosobo Muhammad Albar mengatakan, salah satu point RPJPD 2025 Kabupaten Wonosobo memang memfokuskan program pembangunan Infrastruktur Pariwisata dan Pertanian. 

"Maka jika ke depan akan terealisasi pembangunan industri tekstil ini, pemerintah memastikan bahan bakunya akan siap," ujarnya.

Chief Executive Officer (CEO) CV Ramindo Berkah Persada Sejahtera Akhmad Wibowo mengatakan, kunjungan menteri ini merupakan sebuah berkah dan apresiasi yang menjadi momentum semangat dalam berproduksi.

“Ini menjadi langkah produktif dan edukatif bagi kami. Harapannya, dari kunjungan ini akan melahirkan sesuatu demi kemajuan potensi lokal daerah. Langkah kami ke depan adalah mengintegrasikannya dengan pariwisata, agar bagaimana masyarakat tahu, dari tanaman bisa menjadi sebuah produk pakaian,” katanya. (git/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#menkop ukm #Linen #serat alami #teten masduki #wonosobo