Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Pastikan Tak Ada Kelangkaan Barang, Wabup Albar dan Sekda Wonosobo Blusukan ke Pasar Induk

Sigit Rahmanto • Kamis, 7 Maret 2024 | 03:14 WIB
Wabup Wonosobo Muhammad Albar bersama Sekda One Andang Wardoyo mengecek harga bahan pokok di Pasar Induk Wonosobo, Rabu (6/3/2024).
Wabup Wonosobo Muhammad Albar bersama Sekda One Andang Wardoyo mengecek harga bahan pokok di Pasar Induk Wonosobo, Rabu (6/3/2024).

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Wakil Bupati Wonosobo Muhammad Albar bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melakukan pantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Induk Wonosobo.

Pantauan tersebut untuk memastikan tidak ada kelangkaan barang jelang bulan Ramadan.

Wakil bupati didampingi Sekda One Andang Wardoyo dan Kepala Gudang Bulog Wonosobo, Dodi Herdiansyah.

Mereka melihat secara langsung harga-harga kebutuhan pokok yang dijual di pasaran.

"Kita bersama tim ini ingin melihat sejauh mana ketersediaan barang di pasar. Apakah menjelang bulan puasa ini barang-barang itu tersedia atau langka," katanya, Rabu (6/3/2024).

Setelah bertemu dengan beberapa pedagang di pasar, bahan pokok masih terpenuhi.

Untuk harga beberapa komoditas, terutama beras, mulai menurun. "Untuk harga beras premium sudah mulai ada penurunan. Yang tadinya harga beras (medium) sampai Rp 16.000, sekarang sudah Rp 15.500," ujarnya.

Sementara beberapa komoditas lain, berangsur-angsur mengalami kenaikan. Meskipun kenaikan yang terjadi masih di batas yang wajar.

Hal tersebut dibenarkan oleh Romadhon, salah satu pedagang sembako di Pasar Induk Wonosobo. Ia menyebut harga beras dalam beberapa hari ini mulai terjadi penurunan.

"Kalau beras dari Bulog itu harga stabil di Rp 10.900. Yang mulai ada penurunan itu beras-beras lokal," katanya.

Namun untuk beberapa komoditas lain seperti gula dan minyak harganya mulai merangkak naik meski tidak signifikan. "Kenaikannya antara Rp 500 sampai Rp 1000. Ya kenaikan yang wajar," lanjutnya.

Sementara itu Sekda One Andang Wardoyo menyebut dari hasil pantauan ini pihaknya akan melakukan pemetaan bersama TIPD.

Termasuk mencari solusi jika seandainya kebutuhan pokok itu mengalami kelangkaan di pasar.

"Makanya kita lihat ketersediaannya seperti apa, harganya tinggi atau tidak. Karena yang paling penting itu ada ketersediaan, dan masyarakat masih bisa membeli dengan harga cukup terjangkau," ungkapnya. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Wakil Bupati Wonosobo Muhammad Albar #bulog #sekda one andang wardoyo #Pasar Induk Wonosobo #pantauan harga #kebutuhan pokok