Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Jalan Tetap Prioritas Pembangunan, 2024 Pemkab Wonosobo Anggarkan Rp 123 Miliar

Sigit Rahmanto • Minggu, 11 Februari 2024 | 18:28 WIB
Petugas dari DPUPR Kabupaten Wonosobo saat menambal jalan Kretek-Selomerto.
Petugas dari DPUPR Kabupaten Wonosobo saat menambal jalan Kretek-Selomerto.

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Tahun ini Pemerintah Kabupaten Wonosobo kembali melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Wonosobo Afton Reza mengatakan pembangunan infrastruktur jalan dilanjutkan karena masih banyak yang harus diselesaikan.

"Kita beruntung tahun 2023 alokasi infrastruktur jalan yang terbesar. Setidaknya ada 64 persen lebih untuk infrastruktur penanganan jalan," terang Afton.

Di tahun 2023 anggaran Rp 254 miliar lebih telah direalisasikan untuk pembangunan infrastruktur. Mencakup progres percepatan penanganan infrastruktur jalan, gedung pemerintah dan irigasi pertanian. 

Afton menjelaskan tahun 2024 DPUPR akan mendapat alokasi anggaran Rp 123 miliar dari berbagai sumber.

Sebanyak Rp 28 miliar diperoleh dari dana alokasi khusus (DAK), Rp 65 miliar dari bantuan anggaran provinsi (Banprov) dan Rp 30 miliar dari APBD Kabupaten.

"Kenapa turun, karena di tahun sebelumnya kita ikut program Bantuan Hibah Jalan Daerah (BHJD). Sementara tahun ini sudah selesai. Kita hanya dapat dari DAK dan Banprov saja," katanya.

Dari anggaran DAK, akan digunakan untuk mendukung program tematik. Di Wonosobo, program tematik itu diarahkan untuk mendukung sektor pariwisata dan pertanian.

Untuk sektor pariwisata akan tempatkan di ruas Menjer dengan anggaran sekitar Rp 7 miliar.

Sementara untuk mendukung sektor pertanian akan ditempatkan di Kecamatan Watumalang sebesar Rp 20 miliar untuk dua ruas.

"Sementara anggaran yang didapat dari Banprov dan APBD masih kita lihat laporannya untuk digunakan di berapa ruas dan di mana saja," katanya.

Meski anggaran terus digelontor, penyelesaian infrastruktur jalan masih menjadi tantangan berat di Wonosobo.

Apalagi sampai sejauh ini tingkat kemantapan jalan di kabupaten ini masih di angka 65 persen.

"Kita menangani panjang jalan nyaris 1000 kilometer. Tentu masih butuh tenaga ekstra untuk bisa merampungkannya," tambahnya. (git/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#DPUPR Kabupaten Wonosobo #PEMKAB WONOSOBO #dana alokasi khusus #pembangunan infrastruktur jalan