RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Setjonegoro Wonosobo sediakan bangsal kejiwaan.
Bangsal tersebut disiapkan untuk para calon legislatif (caleg) yang mengalami depresi akibat kalah dalam kontestasi Pemilu 2024.
"Sudah kita bangun sejak setahun yang lalu. Bangsal ini kita sediakan untuk masyarakat umum. Juga untuk warga yang depresi karena gagal nyaleg," ungkap Direktur RSUD Setjonegoro Wonosobo, dr R Danang Sananto saat ditemui di kantornya, Selasa (6/2/2024).
Ia mengatakan RSUD selalu siap membantu dalam momen apapun, termasuk Pemilu serentak tahun 2024.
Menurutnya, dalam momen ini RSUD Wonosobo telah memiliki bangsal jiwa.
"Momen pemilu ini juga kita sudah siap. RSUD Wonosobo sudah memiliki satu bangsal jiwa yang berisi 10 tempat tidur dan dua dokter spesialis kejiwaan," ungkapnya.
Menurutnya, tidak hanya caleg yang gagal saja yang bisa mengalami depresi, tetapi caleg yang jadi juga bisa mengalaminya. Karena tidak siap menjadi wakil rakyat seperti pengalaman tahun sebelumnya.
Sementara itu, Kepala Ruang Gardenia, Aidil Andriyanto menambahkan, pihaknya telah siap apabila ada pasien yang mengalami gangguan kejiwaan.
Tetapi, ruang Gardenia yang khusus merawat pasien sakit jiwa ini diperuntukkan bagi pasien kelas 3.
"Apabila ada pasien masalah itu (gagal nyaleg, Red) yang menghendaki ruangan VIP kita telah menyiapkan dua kamar seperti tahun-tahun sebelumnya. Kalau mau di ruang Gardenia juga kita telah siap. Karena untuk saat ini pasien sakit jiwa yang dirawat tidak banyak," bebernya.
Lebih lanjut dikatakan, tenaga kesehatan yang ada di bangsal jiwa ada 11 orang perawat dan dokter jiwa ada 2 orang.
Intinya, untuk tenaga medis, sarana prasarana dan ruangan khusus pasien kejiwaan telah siap. Bahkan ruang VIP juga telah disiapkan.
"Untuk pola perawatan juga berbeda seperti pasien penyakit lainnya. Pasien jiwa itu gambarnya tidak seperti di luar sana yang dikurung. Tetapi pasien kejiwaan ini diajak ngobrol, ajak nonton TV, karaoke, olahraga pagi dan diajak jalan-jalan ke area parkiran rumah sakit," tandasnya. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo