RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Wonosobo menggelar Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab).
Rapat ini digunakan untuk membahas masalah strategis dalam bidang olahraga.
Apalagi akhir-akhir ini prestasi olahraga Kabupaten Wonosobo jeblok.
Ketua KONI Wonosobo Khozin menjelaskan, Rakerkab ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan program kerja baru yang bersinergi membangun prestasi KONI lebih baik.
"Jadi, Raker ini adalah mekanisme pengambilan keputusan tertinggi, dalam rangka menetapkan program kerja dan pertanggungjawaban di hadapan anggota KONI Wonosobo pada setiap tahun angggaran," kata Khozin saat membuka acara di Ruang Mangun Koesumo Setda, Minggu (7/1/2024).
Rapat dihadiri kurang lebih 118 peserta. Mereka berasal dari masing-masing perwakilan cabang olahraga (cabor), pengurus harian, 14 Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) dan sebanyak 18 tamu undangan.
"Dan ini adalah Rakerkab untuk pertama kalinya kita gelar, karena periode sebelumnya belum ada," ujarnya.
Dalam Rakerkab itu ada beberapa isu pokok strategis yang dibahas.
Mulai dari transparansi penggunaan anggaran, pelaporan hasil dan rencana program kerja hingga mekanisme kepengurusan KONI.
"Tahun ini kita membahas Porcam serta mekanisme dan penjaringan pemilihan calon ketua umum periode yang akan datang," katanya.
Khozin tidak menampik jika selama kepengurusannya banyak yang musti dievaluasi. Termasuk adanya kritikan dan masukan yang diterima oleh KONI Wonosobo terkait dengan kegiatan-kegiatan yang telah diselenggarakan sebelumnya.
"Seluruh evaluasi dari peserta kami terima. Program kami juga diterima. Artinya, justru ini yang kami harapkan bahwa Rakerkab itu membahas program dan pelaksanaan program kerja," tandasnya.
Diketahui, dalam berbagai ajang prestasi olahraga Kabupaten Wonosobo tak kunjung membaik.
Meski anggaran telah dinaikkan, hal tersebut nyatanya belum cukup untuk menaikkan prestasi olahraga di kota dingin ini.(git/aro)
Editor : H. Arif Riyanto