RADARMAGELANG.ID, Wonosobo—Pasangan suami-istri (pasutri) asal Wonosobo, Jawa Tengah ini bikin heboh.
Pasalnya, meski usianya sudah lanjut usia (lansia) Margiono, 75, dan istrinya, Asliyati, 71, nekat datang ke Australia untuk menyaksikan pertandingan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Timnas Indonesia melawan Australia.
Laga akan berlangsung di Sydney Football Stadium pada Kamis (20/3/2025).
Kabar keadatangan Pasutri Margiono dan Asliyati di Australia diunggah oleh akun TikTok Fredy_dagger.
Dalam video berdurasi 59 detik tersebut, Margiono dan Asliyati duduk bersebelahan, di sebuah kamar, mengenakan jersey bola Indonesia berwarna merah.
Tak hanya itu, Margiono tampak mengenakan pecis warna hitam dibalut dengan ikat warna merah bertuliskan Indonesia.
Sementara itu, Asliyati mengenakan kerudung kemudian dilehernya melingkar syal warna merah bertuliskan #kitaGaruda.
Keduanya tampak diwawancarai seorang pria menggunakan Bahasa Jawa.
Pria tersebut menanyakan kedatangan kedua pasutri tersebut.
"Niki teng Australia badhe nopo? (Ini ke Australia mau apa?," kata pria itu.
Secara bersamaan, Margiono dan Asliyati saling menjawab, bahwa keadatangan mereka ke Australia untuk menyaksikan pertandingan sepak bola antara Indonesia berhadapan dengan Australia.
"Ajeng nonton bal, Ajeng Nyekseni bal balan, (Mau menyaksikan sepak bola)," jawab Margiono dan Istri.
Saat ditanya detail alamat Wonosobo.
Margiono menjawab bahwa mereka berasal dari Desa Mutisari, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo.
"Watumalang lereng Gunung Bisma,"kata Margiono.
Belum tahu pasti apakah memang Margino dan Asliyati benar-benar datang ke Asutralia khusus untuk menyaksikan sepak bola antara Indonesia yang akan berhadapan dengan Australia pada Kamis 20 Maret 2025.
Dalam kolom komentar ada warga yang tampaknya kenal dengan kedua lansia tersebut, yang menyebutkan bahwa keduanya asal Wonosobo memang tinggal di Australia.
Video tersebut tampak diunggah pada 18 Maret 2025 dan memancing reaksi publik.
Hingga 19 Maret 2025, video tersebut ditonton mencapai 2.549 kali. (aro)
Editor : H. Arif Riyanto