Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Buntut Ketidakpuasan Terhadap Pemerintah, Tagar #IndonesiaGelap Ramai Mencuat di Platform X, Indonesia Darurat?

Magang Radar Magelang • Jumat, 7 Februari 2025 | 20:00 WIB

Logo Garuda Hitam, simbol protes warganet terhadap pemerintahan.
Logo Garuda Hitam, simbol protes warganet terhadap pemerintahan.

RADARMAGELANG.IDPlatform media sosial X atau yang dulunya bernama Twitter baru-baru ini sedang ramai.

Pasalnya, muncul banyak sekali postingan yang mengunggah tagar #indonesiagelap dalam beberapa hari terakhir.

Tagar tersebut muncul dan langsung masuk ke dalam 10 besar trending di X Indonesia pada Selasa (4/2/2025) dan terus bertambah hingga kini.

Sementara itu, terdapat tagar lain yang menyertai kevilaralan tersebut, yaitu tagar #peringatandarurat.

Total jumlah unggahan yang memuat kedua tagar tersebut telah mencapai ratusan ribu dan telah menjangkau jutaan warganet, khususnya di platform X.  

Ratusan ribu postingan #indonesiagelap yang dibarengi dengan tagar #peringatandarurat di platform X tersebut memuat gambar-gambar yang bernuansa hitam sebagai bentuk protes atau perlawanan terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai tidak memihak terhadap rakyat dalam beberapa waktu terakhir.

Salah satu gambar yang paling banyak diunggah dengan tagar tersebut adalah gambar logo Garuda Pancasila yang berwarna putih di atas latar belakang hitam di bawah tulisan "INDONESIA DARURAT".

Gambar tersebut mirip dengan gambar “Garuda Biru” yang sempat ramai pada Agustus tahun 2024 silam ketika MK memutuskan untuk menghapuskan ambang batas pencalonan kepala daerah.

Hanya saja, logo garuda pada kali ini memiliki latar belakang hitam, bukan biru. 

Salah satu postingan dengan tagar #indonesiagelap di platform X yang diunggah oleh @budibukanintel pada 4 Februari lalu telah dilihat oleh lebih dari satu juta warganet.

Postingan tersebut memaparkan beberapa poin penting alasan mencuatnya tagar #indonesiagelap.

Isi dari poin-poin tersebut di antaranya yaitu ketidakpercayaan masyarakat terhadap penegak hukum dari kasus pagar laut dan penerbitan HGB (Hak Guna Bangunan) di atas perairan Indonesia, kontroversi kebijakan gas elpiji yang menyebabkan sejumlah warga harus meregang nyawa, pendidikan dan kesehatan yang secara terang-terangan dikesampingkan menjadi bukan prioritas utama,dan pemotongan anggaran di berbagai sektor untuk mendanai program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang dinilai terlalu dipaksakan.

Hal yang sama juga disuarakan oleh Yayasan LBH Indonesia melalui akun X @YLBHI.

Melalui akun twitter atau X tersebut, YLBH mengunggah logo Garuda Pancasila dengan nuansa hitam dengan caption permasalahan yang ada di pemerintahan disertai dengan tagar #peringatandarurat.

Unggahan yang telah dilihat sebanyak 659 ribu kali itu memprotes tukin dosen ASN yang tak kunjung diberikan, efisensi anggaran PNS yang pemotongannya tidak jelas, dan pengerahan pasukan militer di lokasi PSN (Proyek Strategi Nasional).

Respon warganet pun positif, hampir semuanya sepemikiran dengan unggahan-unggahan protes tersebut. 

"Tanahnya dirampas, lautnya dipagar, bensinnya dikurangi, gasnya dipersulit. Majak pengen kenceng", cuit akun @halimview.

"Sebagai orang yang baru menjadi ibu, aku menangis dengan kebijakan2 sekarang.", tulis akun @sishui_hima

"yg bikin sedih tuh kita yg udh naikin tagar kalo negara lg ga baik baik aja, mahasiswa dan masyarakat udh turun ke jalan buat demo, tapi ttp ga ada perubahan sama sekali. kaya mereka tuh lg ngetawain kita dr dalam istana krn mereka ngerasa apa yg kita lakuin ini cuma sia sia.", ujar akun @oyydippp. (mg4/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#netizen #Indonesia Gelap #twitter #protes #kontroversi #warganet #viral #peringatan darurat