Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

VIRAL! Video Anak Bacok-Bacok Ibunya di Makassar hingga Kritis, Sang Putri Diduga Alami Gangguan Jiwa

Magang Radar Magelang • Jumat, 27 September 2024 | 13:22 WIB
Tangkapan layar dari video aksi kekerasan anak terhadap ibunya di Makassar.
Tangkapan layar dari video aksi kekerasan anak terhadap ibunya di Makassar.

RADARMAGELANG.ID - Baru-baru ini masyarakat heboh sebab video sadis seorang perempuan di Makassar yang membacok ibu kandungannya tersebar luas di jagat maya.

Kekerasan dilakukan oleh AT, 39, anak kandung dari S, 64, di Jalan Tinumbun, Lorong 148, Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dalam video yang tersebar terdengar teriakan warga yang menyuruh AT menghentikan aksinya.

AT melakukan kekerasan di halaman depan rumahnya dengan kondisi pagar yang terkunci.

"Sudah sudah ya, sudah mati mamamu...sudah e" ujar warga yang terdengar dari rekaman video tersebut.

Seperti tak mendengarkan suara warga, AT terus membacok ibunya hingga tak sadarkan diri.

Sebagai salah satu cara penghentian aksi AT, warga memanjat pagar rumah sembari melempar beberapa benda yang ada di sekitar tempat tersebut seperti kursi.

Berhasil.

AT terlihat menjauh, sebab takut terkena lemparan barang.

Setelah korban menjauh, warga segera mengevakuasi ibu pelaku yang sudah bersimbah darah menuju Rumah Sakit Jala Amari, Lantamal, Makassar.

Sedangkan pelaku yang sudah ditangkap oleh polisi.

Pelaku dibawa ke rumah sakit jiwa bersama petugas Dinas Sosial Kotal Makassar.

Hal tersebut dilakukan untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait kesehatan mental.

Menurut obrolan dengan pelaku, pelaku mengaku kesal karena disuruh oleh ibunya untuk membantu membersihkan rumah.

Ayah pelaku mengatakan, pelaku sebagai anak pertama memang mengalami gangguan jiwa. (mg25/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#makassar #aniaya ibu kandung #anak aniaya ibu kandung #gangguan jiwa #pembacokan #viral #kesehatan mental