Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Penonton dan Pemain Kesenian Jathilan Banyak yang Kesurupan, Ini Beneran Kesurupan atau Hanya Gimmick Semata?

Magang Radar Magelang • Sabtu, 14 September 2024 | 06:52 WIB

Para pemain Jathilan
Para pemain Jathilan

RADARMAGELANG.ID - Jathilan merupakan salah satu kesenian yang terkenal di Magelang. Tarian ini merepresentasikan perjuangan Pangeran Diponegoro dalam meraih kemerdekaan. Properti yang digunakan dalam tarian ini salah satunya adalah jaranan.

Jaranan dalam tarian ini merupakan gambaran pasukan Pangeran Diponegoro yang turut berjuang.

Hingga saat ini, Jathilan merupakan kesenian yang cukup digemari oleh warga Magelang dan sekitarnya.

Salah satu hal yang menjadi daya tarik Jathilan adalah prosesi tarian ini yang melibatkan roh.

Saat tarian berlangsung, para penari akan dirasuki roh sehingga dapat menampilkan pertunjukan yang lebih akrobatik dan mampu menarik banyak orang.

Namun banyak orang yang bertanya bahwa pemain jaranan benar-benar kesurupan atau hanya gimmick semata? 

Di media sosial saat ini, banyak beredar video yang menampilkan proses pemain jaranan kerasukan.

Baca Juga: 7 Tari Tradisional Jatilan di Magelang yang Masih Eksis dan Digemari Penonton

Tak hanya pemain saja yang kesurupan, beberapa penonton juga ikut kesurupan.

Tak jarang orang-orang yang kesurupan ini menjadi bahan meme di media sosial karena dari segi mimik wajah sangat jelas bahwa mereka hanya ingin mencari perhatian saja. 

Pandangan tradisional terkait hal ini, pemain Jathilan memang melakukan ritual terlebih dahulu sebelum pertunjukkan.

Ritual ini digunakan untuk memanggil roh-roh dan menjadikan para pemain Jathilan sebagai wadah.

Istilah kerasukan ini, biasanya disebut dengan istilah "ndadi".Setelah kerasukan, para pemain menjadi tak terkendali dan melakukan berbagai atraksi yang membuat pertunjukan semakin menarik. 

Menurut pendapat beberapa orang, Kesenian jathilan hanya gimmick semata.

Para pemain dan penonton hanya melebih-lebihkan gerakan untuk mencari sensasi agar penonton terpukau dan merasa terhibur.

Namun, beberapa pemain Jathilan juga menuturkan bahwa mereka mengalami kesurupan.

Saat bermain Jathilan, mata mereka menjadi petang dan saat itulah mereka tak sadarkan diri sudah dirasuki roh. 

Masih menjadi perdebatan kesurupan saat Jathilan adalah hal yang benar-benar terjadi atau hanya gimmick semata.

Baca Juga: Tari Dolalak Meriahkan Pendaftaran Bacaleg PDIP Temanggung

Kesurupan dalam Kesenian Jathilan merupakan hal spiritual yang bercampur dengan kebudayaan.

Namun, kita harus mengambil hikmah daripada hanya memperdebatkan hal tersebut.

Hikmah dibalik itu semua adalah cara masyarakat menjaga tradisi berupa kesenian yang turun-temurun.

Poin paling pentingnya adalah terjaganya tradisi yang sudah ada dari dulu.

Tradisi inilah yang membuat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang kaya. (mg26/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#sosial media #magelang #budaya Magelang #jathilan #Pangeran Dipenegoro #meme jathilan #kesenian Magelang