RADARMAGELANG.ID- Video aksi perundungan yang diduga terjadi di Kota Semarang beredar di media sosial.
Dalam video itu, tampak seorang bocah menjadi korban kekerasan oleh beberapa anak lainnya.
Dilansir dari akun Instagram kabarberitasemarang, dugaan perundungan dan penganiayaan itu terjadi di Watu Telu, Sambiroto, Kedungmundu, Kota Semarang.
Lokasinya di pinggir sungai.
Pelaku dengan berani melakukan aksi brutal ini tanpa rasa takut.
Dalam video yang diunggah terlihat jelas aksi kekerasan dilakukan oleh dua bocah, salah satunya bertelanjang dada, yang secara brutal menendang dada korban yang mengenakan kaos hijau.
Dalam rekaman tersebut, pelaku yang diduga berasal dari daerah Telompak (mungkin yang dimaksud Kampung Tlumpak, Kedungmundu, Tembalang) terus melanjutkan aksinya meski korban, yang berasal dari daerah Gunungtunggu, sudah memohon ampun.
Tindakan ini tentu saja menimbulkan kecaman dari masyarakat, khususnya warganet yang menyaksikan video tersebut.
Banyak yang merasa geram dan menuntut agar pelaku diberi hukuman yang setimpal untuk memberikan efek jera.
“Kudu tak jak sparing bocah koyo ngono iku, jal wani sparing ning pencak dor ora...melas bocahe sing dibully,” tulis akun @wongkabur.kanginan.
Sedangkan akun @rosyidah_72 menulis: “Golek i pelakune... antemi genti.”
“Ojo sampe permintaan maaf tok barkui bar masalahe,” balas @maulidaluthfika.
“Mana bnyk anak yg masih balita yg ngeliat.kurang ajar,” tulis @anidahria.
Video yang diposting Sabtu (7/9/2024) itu sudah mendapat 1.344 like. (*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto