RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Parakan–Kledung, tepatnya di depan Lia Resto, Desa Caturanom, Kecamatan Parakan, Temanggung, Rabu (7/10/2026) malam.
Kendaraan terlibat yakni truk hino kontainer bernopol H 9239 OF dengan truk Mitsubishi K 9522 EC.
Diduga truk kontainer melewati garis tengah jalan hingga bertabrakan dengan truk ringan dari arah berlawanan.
Satu orang meninggal dunia dalam insiden tersebut. Kanit Gakkum Satlantas Polres Temanggung Ipda Muhamad Sururi mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.00.
“Semula truk kontainer datang dari arah Kledung menuju Parakan dengan kecepatan sedang. Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan berjalan terlalu ke kanan hingga melebihi as jalan,” jelasnya, Kamis (8/10/2026).
Baca Juga: Libur Lebaran, Terjadi 24 Kejadian Kecelakaan, Wilayah Pringsurat Jadi Titik Paling Rawan Laka
Pada saat bersamaan, truk Mitsubishi yang dikemudikan David Riki Setiawan, 26, warga Jepara, melaju dari arah Parakan menuju Wonosobo. Karena jarak kedua kendaraan sudah dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.
David mengalami cedera kepala berat dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara penumpangnya, Muhamad Khubait Sibro, 19, mengalami luka sobek pada kaki kiri dan kepala.
Keduanya sempat dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Data kepolisian, truk kontainer dikemudikan Mishadi, 38, warga Kecamatan Mijen, Kota Semarang.
Ia mengalami luka ringan dan mendapat perawatan di RS PKU Muhammadiyah. Sementara korban lainnya dibawa ke RSUD Temanggung.
Sururi mengatakan, proses evakuasi kendaraan berlangsung sejak sekitar tengah malam hingga pukul 06.00 WIB, Kamis (8/10/2026).
Prosesnya membutuhkan waktu karena petugas harus menunggu kedatangan kendaraan derek.
Evakuasi dilakukan petugas gabungan dari kepolisian, BPBD, Basarnas, tenaga medis, TNI, hingga masyarakat.
Sururi mengimbau, para pengemudi agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur tersebut. Terutama pada malam hari ketika penerangan jalan minim.
“Pengemudi harus berhati-hati dalam mengendarai kendaraan, khususnya pada malam hari karena penerangan minim,” imbaunya.
Kendaraan yang terlibat kecelakaan kemudian dievakuasi ke Mapolres Temanggung untuk penyelidikan lebih lanjut. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo