Capaian Pajak Kendaraan Bermotor Rendah, Bupati Temanggung : Warga Cenderung Bayar di Akhir Tahun

Devi Khofifatur Rizqi • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 12:17 WIB
Bupati Temanggung Agus Setyawan. (Devi Khofifatur Rizqi/Jawa Pos Radar Magelang)
Bupati Temanggung Agus Setyawan. (Devi Khofifatur Rizqi/Jawa Pos Radar Magelang)

 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Capaian pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kabupaten Temanggung hingga September 2026, baru sekitar 55 persen.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung menyebut, salah satunya dipengaruhi kebiasaan masyarakat yang cenderung membayar pajak mendekati akhir tahun.

Bupati Temanggung Agus Setyawan mengatakan, selain faktor ekonomi, pola pembayaran masyarakat turut memengaruhi capaian pajak kendaraan hingga saat ini.

“Banyak hal. Faktor ekonomi juga pasti. Tapi biasanya memang teman-teman di Temanggung bayar pajak PBB, bayar pajak opsen PKB itu biasanya mendekati akhir tahun,” katanya, Kamis (1/10/2026).

Baca Juga: Bupati Magelang Grengseng Pamuji Perintahkan Camat Percepat Pelunasan PBB-P2 dan Genjot Opsen PKB

Meski realisasi saat ini baru sekitar 55 persen dari target Rp 71,8 miliar, Agus mengaku, masih optimistis capaian pembayaran pajak kendaraan akan terus meningkat hingga akhir tahun.

“Saya insyaallah masih optimis, paling tidak ya sama dengan pencapaian tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Untuk mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat, Pemkab Temanggung terus melakukan sosialisasi. Yakni melalui jajaran pemerintah di tingkat kecamatan hingga desa.

Agus mengatakan, camat dan kepala desa turut dilibatkan untuk mengingatkan masyarakat. Itu supaya memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor.

“Kita terus sosialisasi bersama dengan para camat, teman-teman kepala desa untuk mengingatkan kembali masyarakat bisa membayar pajak, khususnya kendaraan bermotor,” katanya.

Menurut Agus, pembayaran pajak kendaraan memiliki arti penting bagi pembangunan daerah.

Sebab, sebagian penerimaan melalui opsen PKB digunakan untuk mendukung pembangunan dan revitalisasi infrastruktur jalan.

“Dari 20 persen opsen PKB kita digunakan untuk revitalisasi atau pembangunan infrastruktur jalan,” jelasnya.

Karena itu, Agus mengajak masyarakat tidak menunda pembayaran pajak kendaraan hingga mendekati batas waktu.

Semakin banyak masyarakat memenuhi kewajibannya, semakin besar pula dukungan penerimaan untuk pembangunan daerah.

“Semakin masif masyarakat Kabupaten Temanggung membayar pajak, tentunya ini akan mendukung pembangunan, revitalisasi, peningkatan jalan-jalan kabupaten di Kabupaten Temanggung,” tandasnya. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
Bupati Temanggung Agus Setyawan faktor ekonomi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)