Setelah 21 Tahun, SD Negeri 3 Kemiriombo Temanggung Akhirnya Direvitalisasi

Devi Khofifatur Rizqi • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 23:33 WIB
Guru dan siswa SD Negeri 3 Kemiriombo di depan sekolah yang sudah revitalisasi program Kemendikdasmen. (DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR MAGELANG)
Guru dan siswa SD Negeri 3 Kemiriombo di depan sekolah yang sudah revitalisasi program Kemendikdasmen. (DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR MAGELANG)

 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung– SD Negeri 3 Kemiriombo di Dusun Babadan, Desa Kemiriombo, Kecamatan Gemawang, akhirnya direvitalisasi.

Sekolah yang berdiri 1985 ini, mendapat bantuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Selanjutnya, direvitalisasi pada 2026.

Kepala SD Negeri 3 Kemiriombo Rismaji mengatakan, sebelum mendapatkan revitalisasi, kondisi bangunan sudah mengalami berbagai kerusakan. Perbaikan besar sebelumnya, menurut ingatan Rismaji, dilakukan sekitar 2005 atau 21 tahun lalu.

“Untuk fasilitasnya memang sangat kurang. Di samping gedungnya juga banyak kerusakan dan ruang-ruangnya juga belum lengkap,” kata Rismaji, Minggu (27/9/2026).

Rismaji menerangkan, pekerjaan revitalisasi mencakup pembangunan enam ruang kelas. Kemudian satu ruang guru, satu toilet, serta penataan lingkungan sekolah. Nilai anggaran yang digunakan sekitar Rp793 juta.

"Sejumlah pekerjaan seperti penataan lingkungan, talut di bagian belakang sekolah, dan pengairan menuju kamar mandi masih dalam proses," terangnya.

Setelah selesai, sekolah tidak lagi menggunakan pola ruang kelas seperti sebelumnya. Setiap kelas akan memiliki ruang dan pintu masing-masing. Sehingga kegiatan belajar mengajar diharapkan menjadi lebih nyaman.

Dengan ruang yang lebih layak dan terpisah, guru tidak lagi harus terlalu khawatir aktivitas pembelajaran di satu kelas mengganggu kelas lainnya. "Ya karena sebelumnya seperti satu ruangan disekat gitu. Kalau sekarang sudah terpisah," kata Rismaji.

Rismaji berharap, perubahan fisik sekolah, ikut memberikan dampak terhadap semangat belajar siswa. Meski  jumlah siswa di sekolahnya hanya 30 anak dari kelas satu hingga enam.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Temanggung Djoko Prasetyono mengatakan, SD Negeri 3 Kemiriombo merupakan bagian dari program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Hingga September ini, terdapat 99 satuan pendidikan di Temanggung yang telah mendapatkan kontrak kerja dengan kementerian. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah.

Pelaksanaan program dilakukan dengan mekanisme swakelola. Yakni, kepala sekolah menjadi pihak yang memiliki kewenangan dalam pelaksanaan pekerjaan, didukung konsultan, masyarakat, dan tim fasilitator dari kementerian.

Djoko mengatakan, bantuan rehabilitasi sekolah memiliki siklus yang panjang. Karena itu, ketika sebuah sekolah akhirnya mendapatkan kesempatan untuk direvitalisasi, pekerjaan tersebut harus dilakukan sebaik mungkin. “Kalau ini tidak dikerjakan dengan sebaik-baiknya, siklus waktu sekolah mendapati proyek-proyek itu lama,” kata Joko. (dev/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
perbaikan sekolah babadan Gemawang Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) revitalisasi