Akhirnya Stadion Bhumi Phala Temanggung Direhab, Anggarkan Dana Rp 620 Juta

Devi Khofifatur Rizqi • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 18:16 WIB
Seorang pekerja tengah mengecat dinding area Stadion Bhumi Phala dalam progres rehabilitasi fasilitas olahraga. (Devi Khofifatur Rizqi/Jawa Pos Radar Magelang)
Seorang pekerja tengah mengecat dinding area Stadion Bhumi Phala dalam progres rehabilitasi fasilitas olahraga. (Devi Khofifatur Rizqi/Jawa Pos Radar Magelang)

 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Setelah hampir satu dekade tidak mendapat perbaikan menyeluruh, Stadion Bhumi Phala Temanggung mulai direhabilitasi.

Pekerjaan tersebut mulai berjalan sejak pertengahan September 2026 dengan nilai kontrak sekitar Rp620 juta.

Kepala Dindikpora Temanggung, Djoko Prasetyono mengatakan, rehabilitasi  dilakukan setelah terakhir kali Stadion Bhumi Phala mendapat pekerjaan serupa pada 2017.

“Stadion kita semenjak 2017 sampai sekarang, 2026, baru kita laksanakan pengecatan,” kata Djoko saat diwawancara, Kamis (24/9/2026).

Baca Juga: Akses Jalan Stadion Bhumi Phala Temanggung Mulus, Anggaran Perbaikan Capai Rp 832 Juta

Anggaran yang disiapkan untuk proyek tersebut mencapai Rp800 juta.

Namun, setelah melalui proses lelang, penyedia yang ditetapkan sebagai pemenang menawarkan pekerjaan dengan nilai sekitar Rp620 juta.

Angka itu lebih rendah sekitar 23 persen dari pagu anggaran.

Djoko menjelaskan, penurunan nilai kontrak  tidak boleh berpengaruh terhadap kualitas pekerjaan.

Pihaknya telah memastikan penyedia sanggup melaksanakan seluruh item pekerjaan sesuai kontrak dan standar yang ditetapkan.

Rehabilitasi tidak hanya berupa pengecatan. Sejumlah bagian fasilitas stadion yang mengalami kerusakan juga diperbaiki, mulai dari tembok bagian luar, pagar, hingga jogging track. 

Atap dan plafon yang rusak juga menjadi bagian pekerjaan. Termasuk perbaikan talang air yang selama ini mengalir langsung ke area aspal, sehingga berpotensi merusak permukaan jalan.

Selain itu, fasilitas sanitasi dan toilet di dalam kompleks stadion turut dibenahi.

Pemeriksaan dilakukan terhadap fasilitas yang selama ini mengalami kerusakan atau tidak berfungsi.

“Pengecatan pagar, pengecatan jogging track, pembenahan atap, pembersihan plafon, sanitasi, WC, semuanya kita cek dan kita perbaiki,” jelas Djoko.

Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 90 hari sejak kontrak ditandatangani pada 17 September 2026.

Djoko mengatakan, meskipun nilai proyek relatif kecil, rehabilitasi Stadion Bhumi Phala mendapat perhatian khusus.

Lantaran fasilitas tersebut digunakan masyarakat secara luas. Stadion menjadi tempat berolahraga masyarakat, klub sepak bola, suporter, hingga berbagai kegiatan olahraga lainnya.

Terlebih, aktivitas masyarakat di kawasan Stadion Bhumi Phala kini semakin ramai. Setiap sore, masyarakat memanfaatkan area tersebut untuk berolahraga, termasuk jogging.

“Stadion itu milik masyarakat. Orang lalu-lalang, pegiat olahraga, pecinta olahraga, suporter, klub sepak bola, semuanya menggunakan stadion,” katanya.

Untuk memperkuat pengawasan, Dindikpora Temanggung juga menggandeng Kejaksaan Negeri Temanggung, untuk memberikan pendampingan selama pelaksanaan proyek.

Langkah itu untuk memastikan proses rehabilitasi berjalan transparan dan pekerjaan yang dihasilkan sesuai dengan standar mutu.

“Kami ingin memastikan proyek rehabilitasi stadion berlangsung transparan, aman, dengan hasil terbaik sesuai standar mutu pekerjaan di tingkat kabupaten,” tegasnya.

Selain memperbaiki fasilitas yang rusak, Pemkab Temanggung juga berencana mempercantik kawasan stadion dengan mural bertema olahraga.

Dinding stadion nantinya akan dihiasi gambar berbagai aktivitas olahraga, seperti atlet berlari, memanah, hingga bermain sepak bola.

Djoko berharap, setelah direhabilitasi, Stadion Bhumi Phala tidak hanya menjadi tempat olahraga, tetapi juga menjadi ruang publik yang lebih nyaman dan representatif bagi masyarakat Temanggung.

“Jadi terasa bahwa ini adalah kompleks olahraga. Orang bisa lari-lari dengan aman,” tandasnya. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
fasilitas olahraga Djoko Prasetyono Stadion Bhumi Phala rehabilitasi