Bank Temanggung Setor Dividen Rp5,7 Miliar, Dirut Baru Targetkan 2027 Lebih Besar Lagi

Devi Khofifatur Rizqi • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 15:22 WIB
PIMPINAN BARU : Bupati Temanggung Agus Setyawan melantik Direktur Utama PT BPR Bank Temanggung Perseroda, Retno Nendra Wiarty, dan Direktur Kepatuhan Ahmad Setiawan, Senin (14/9/2026).  (Devi Khofifatur Rizqi/Jawa Pos Radar Magelang)
PIMPINAN BARU : Bupati Temanggung Agus Setyawan melantik Direktur Utama PT BPR Bank Temanggung Perseroda, Retno Nendra Wiarty, dan Direktur Kepatuhan Ahmad Setiawan, Senin (14/9/2026). (Devi Khofifatur Rizqi/Jawa Pos Radar Magelang)

 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - PT BPR Bank Temanggung Perseroda terus memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Temanggung.

Tahun lalu, bank milik Pemkab Temanggung tersebut menyetorkan dividen Rp5,7 miliar.

Direktur Utama PT BPR Bank Temanggung Perseroda, Retno Nendra Wiarty, mengatakan, kontribusi itu menjadi bagian dari komitmen Bank Temanggung dalam mendukung pemerintah daerah.

“Alhamdulillah Bank Temanggung setiap tahun dapat menyumbang atau menyetorkan dividen atau PAD. Untuk tahun lalu di angka Rp5,7 miliar,” ujar Retno, kemarin usai dilantik sebagai direktur utama bersama Ahmad Setiawan sebagai direktur kepatuhan, Senin (14/9/2026).

Baca Juga: Bank Jateng Temanggung Komitmen Berkontribusi Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah, Tahun 2024, Sumbang Dividen hingga Rp 9,9 Miliar

Ia berharap, kontribusi tersebut dapat terus meningkat seiring perkembangan kinerja Bank Temanggung.

Bahkan, pihaknya menargetkan setoran dividen yang lebih besar pada 2027 mendatang.

“Insyaallah tahun 2027 nanti kami akan menyetorkan, menyumbang dividen lebih besar lagi,” katanya.

Peningkatan kontribusi ini akan dibarengi dengan komitmen jajaran direksi untuk terus membesarkan Bank Temanggung.

Namun, pertumbuhan bank tidak hanya diukur dari besarnya usaha. Melainkan harus dibarengi dengan kondisi keuangan yang sehat.

“Kami berkomitmen bersama jajaran direksi yang lainnya untuk terus membesarkan Bank Temanggung menjadi salah satu BPR kebanggaan masyarakat Temanggung,” ungkap Retno.

Saat ini, total kredit yang telah disalurkan Bank Temanggung mencapai hampir Rp400 miliar.

Pembiayaan tersebut menyasar berbagai kalangan, mulai dari ASN, PPPK, TNI, Polri hingga pedagang pasar dan pelaku UMKM.

Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya membaik, Bank Temanggung juga berupaya menjaga kualitas kredit.

Retno menyebut tingkat kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) bank saat ini, berada di angka sekitar 3 persen.

Menurutnya, kondisi itu tetap perlu diwaspadai karena setelah pandemi Covid-19 terjadi peningkatan kredit bermasalah.

Sebelum pandemi, NPL Bank Temanggung disebut masih berada di kisaran 1 persen.

“Memang tidak mudah. Sebelum Covid itu bahkan di Bank Temanggung NPL di angka 1. Tetapi setelah Covid bagaimana kita harus memberikan kemudahan kepada nasabah untuk memperbaiki kredit-kreditnya,” jelas Retno.

Sementara itu, Bupati Temanggung Agus Setyawan, mengatakan, Bank Temanggung selama ini menunjukkan kinerja yang relatif baik.

Hal itu terlihat dari minimnya keluhan masyarakat terkait pelayanan bank.

Selain itu, Bank Temanggung secara berturut-turut memperoleh penghargaan atas kinerjanya.

Karena itu, bupati meminta kinerja tersebut terus dipertahankan sekaligus ditingkatkan.

“Harapannya ke depan tingkatkan kinerjanya, terus jaga kepercayaan konsumen, masyarakat agar selalu bisa bekerja sama dengan BPR Bank Temanggung Perseroda,” katanya.

Agus mengingatkan jajaran Bank Temanggung untuk menjaga integritas. Yakni dalam mengelola amanah sebagai bank milik pemerintah daerah.

“Jaga selalu integritas karena ini amanah, semuanya akan dipertanggungjawabkan baik di dunia maupun di akhirat,” tandasnya. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
PT BPR Bank Temanggung deviden Retno Nendra Wiarty pelantikan