RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Turunan Rujak Asem di Bejen, Temanggung, kembali memakan korban. Kali ini, kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di turunan tersebut.
Tepatnya di Dusun Saren, Desa Bejen, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung Kamis (27/8/2026) pukul 04.30.
Akibatnya, empat orang luka-luka. Sementara dua di antaranya luka berat dan dilarikan ke rumah sakit. Usai kecelakaan, truk tronton yang terguling melintang di tengah jalan.
Truk tersebut ringsek dan membuat arus lalu lintas di jalur Temanggung-Kendal tersendat. Antrean kendaraan mengular dari kedua arah karena badan truk menutup sebagian besar badan jalan.
Sejumlah warga dan petugas berada di lokasi untuk membantu proses evakuasi kendaraan. Itu sekaligus mengurai kemacetan.
Salah satu warga, Muhammad Haris Yudi Saputra, mengatakan, saat kejadian ia sedang berada di rumah dan mendengar suara benturan keras dari arah jalan.
Setelah keluar rumah, ia bersama warga lainnya langsung membantu mengevakuasi korban.
Baca Juga: Turunan Rujak Asem Bejen Temanggung Makan Korban, Truk Rem Blong, Satu Tewas, 4 Luka-Luka
"Begitu dengar benturan keras, saya keluar rumah. Sopir dan pengendara sepeda motor langsung kami bantu evakuasi. Pengendara motor sempat terjepit," kata Haris saat ditemui dilokasi pada Kamis siang.
Saat warga tiba di lokasi, lanjut Haris, posisi truk sudah melintang di badan jalan. Ia menyebut terdapat empat korban dalam kecelakaan. Dua orang mengalami luka berat dan dua lainnya luka ringan.
"Yang saya lihat ada empat korban. Lalu langsung evakuasi dan dibawa ke rumah sakit," akunya.
Sementara itu, anggota Unit Laka Satlantas Polres Temanggung, Aipda Bintoro, mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal, kecelakaan bermula ketika truk tronton Hino B 9281 TIP yang dikemudikan Dedi Wahyudi warga Tangerang, Banten melaju dari arah Candiroto menuju Bejen.
"Truk tronton yang mengangkut trafo pom bensin mini Indomobil menyalip kendaraan dari arah yang sama, yaitu truk pengangkut telur," ujar Bintoro.
Saat melakukan manuver mendahului, truk tronton diduga mengalami rem blong. Sehingga, menabrak bagian samping kanan truk Mitsubishi Light Truck H 8514 MM pengangkut boks telur yang dikemudikan Ahmad Farikhin warga Kendal yang berada di depannya.
Setelah benturan, truk tronton kemudian oleng dan terguling ke kanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Supra yang dikendarai Suwito pedagang asal Kendal, yang membawa tongkol untuk dijual ke pasar.
"Truk tronton tersebut terguling ke kanan dan dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Supra yang membawa tongkol untuk dijual ke pasar. Kemudian terjadi kecelakaan," jelasnya.
Akibatnya, pengendara sepeda motor mengalami patah tulang pada tangan kiri. Korban sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Bejen kemudian dirujuk ke RSUD Temanggung.
Sementara pengemudi truk tronton yang mengangkut trafo juga menjalani pemeriksaan medis, termasuk CT scan di RSUD Temanggung.
Untuk proses evakuasi kendaraan, petugas mengerahkan tiga unit derek. Dua unit didatangkan dari Magelang dan satu unit berasal dari wilayah setempat.
Satlantas Polres Temanggung juga melakukan pengaturan lalu lintas selama proses evakuasi berlangsung.
Polisi masih memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab kecelakaan. Dugaan rem blong menjadi salah satu faktor yang masih didalami petugas.
Polisi mengimbau pengendara yang melintas di jalur Temanggung-Kendal, khususnya kawasan turunan Rujak Asem.
Yakni agar mengurangi kecepatan dan memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, terutama sistem pengereman.
"Lokasi ini memang kerap terjadi lakalantas karena kontur jalan yang menurun. Kami mengimbau agar pengendara memastikan sistem pengereman berfungsi optimal pada kendaraan yang digunakan," tandasnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo