Desa Badran Boyong Tiga Piala Pordes, Tampilkan Pepunden dalam Kirab Smara Pitara

Devi Khofifatur Rizqi • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:02 WIB
Rombongan Pemdes Badran memeriahkan Kirab Smara Pitara tingkat Kecamatan Kranggan, Sabtu (22/8/2026) lalu. (Istimewa)
Rombongan Pemdes Badran memeriahkan Kirab Smara Pitara tingkat Kecamatan Kranggan, Sabtu (22/8/2026) lalu. (Istimewa)

 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Pemerintah Desa Badran, Kecamatan Kranggan, berhasil memboyong tiga piala dari Pekan Olahraga Desa (Pordes) untuk menyemarakkan HUT kemerdekaan RI.

Tiga piala tersebut masing-masing diraih dalam lomba lompat ban, gobak sodor, dan balap karung. Ketiganya menempati posisi juara III. Dalam ajang tersebut, Desa Badran diwakili peserta dari SDN 1 dan SDN 2 Badran.

Penghargaan itu diumumkan dalam rangkaian kegiatan kirab budaya Kecamatan Kranggan, Sabtu (22/8/2026). 

Kepala Desa Badran Nopirmansyah mengaku bersyukur atas capaian tersebut.

"Kami bersyukur Desa Badran bisa ikut menyukseskan rangkaian kegiatan di tingkat Kecamatan Kranggan. Alhamdulillah, dalam Pordes kami berhasil membawa pulang tiga piala, meskipun semuanya juara III," ujarnya.

Baca Juga: Gebyar Merdeka di Desa Badran Temanggung, Jalan Sehat Jadi Ajang Pererat Kerukunan Warga

Menurut Nopirmansyah, prestasi itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi desa. Apalagi, peserta yang mewakili Badran merupakan anak-anak sekolah dasar.

Tak hanya berprestasi di bidang olahraga, Pemdes Badran juga ikut memeriahkan Kirab Saji Bhakti Smara Pitara. Kegiatan tersebut diikuti 14 bregodo dari 12 desa dan Kelurahan Kranggan.

Kirab dimulai dari Lapangan Gandokan, Kelurahan Kranggan, dan berakhir di Kantor Kecamatan Kranggan. Kegiatan dikemas sebagai bentuk rasa syukur dan bhakti masyarakat melalui kirab budaya yang penuh warna.

Dalam kirab itu, Badran turut menampilkan sejumlah pepunden desa. Di antaranya Mbah Kyai Bodrow, Mbah Kyai Pakis Wiring, Pangeran Bagas Pati, Sultan Gagak Handoko, Mbah Kyai Paku, Mbah Kyai Gendangi, dan Mbah Kyai Jaring.

Ia mengatakan, keikutsertaan dalam kirab menjadi momentum untuk mengenalkan sekaligus melestarikan sejarah dan budaya yang berkembang di Desa Badran.

"Kami juga ikut memeriahkan Kirab Saji Bhakti Smara Pitara. Bagi kami, kegiatan ini bukan hanya untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenalkan dan melestarikan budaya serta para pepunden Desa Badran," ungkapnya.

Dia berharap, kegiatan semacam itu dapat terus digelar. Selain menjaga tradisi, kegiatan bersama antardesa dinilai mampu memperkuat tali silaturahmi dan kerukunan masyarakat.

"Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan karena selain menjaga tradisi, juga dapat mempererat silaturahmi dan kerukunan masyarakat, baik di Desa Badran maupun dengan desa-desa lainnya di Kecamatan Kranggan," tandas Nopirmansyah. (dev/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
noprimansyah desa badran boyong juara hut kemerdekaan