RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Pemerintah Kabupaten Temanggung mengajak aparatur sipil negara (ASN) untuk lebih peduli terhadap sesama.
Maka, dilakukan penggalangan dana kemanusiaan untuk korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bupati Temanggung Agus Setyawan mengatakan, pemerintah daerah telah menerjunkan empat personel BPBD dalam misi kemanusiaan di NTT.
Ia juga mengajak seluruh warganya untuk mendoakan korban bencana alam di wilayah timur Indonesia.
"Sudah Senin minggu lalu, kami melepas empat relawan Temanggung untuk bertugas di NTT. Semoga dukungan bantuan ini bermanfaat untuk warga di sana," ujar Agus, Minggu (23/8/2026).
Baca Juga: Siswa SMK di Temanggung Sisihkan Uang Saku untuk Donasikan ke Korban Gempa NTT
Selain itu, pemkab juga melakukan penggalangan dana.
Itu secara resmi dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Temanggung Nomor 460/021/2026 tertanggal 21 Agustus 2026.
Sasaran penggalangan bantuan meliputi ASN, pegawai non-ASN, pegawai BUMD dan BUMN, hingga perangkat desa di lingkungan Pemkab Temanggung.
Agus menegaskan, donasi yang diberikan bersifat sukarela.
Pengumpulan dilakukan secara berjenjang melalui unit kerja masing-masing. Kemudian disetorkan ke rekening resmi Tim Penggalangan Dana Bencana Kabupaten Temanggung.
"Ya, memang kami sudah menerbitkan surat edaran. Penggalangan dana ini menyasar ASN, pegawai non-ASN, pegawai BUMD, BUMN, juga perangkat desa. Kalau masyarakat mau berdonasi, kami persilakan," jelasnya.
Pengumpulan donasi dijadwalkan berlangsung hingga akhir minggu ketiga Desember 2026.
Menurut Agus, jarak geografis tidak semestinya menjadi penghalang untuk menunjukkan kepedulian terhadap sesama.
Semangat gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat harus terus dijaga.
Terlebih, ketika saudara sebangsa sedang menghadapi bencana. "Semangat gotong royong dan rasa kemanusiaan tidak boleh terhalang oleh jarak.
Mari kita isi kemerdekaan dengan karya nyata, dan pastinya memperkuat kerukunan di antara warga," tandas Agus. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo