Siswa SMK di Temanggung Sisihkan Uang Saku untuk Donasikan ke Korban Gempa NTT

Devi Khofifatur Rizqi • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:33 WIB
Siswa-siswi SMK Bhumi Phala Parakan doa bersama dan menggalang dana sebagai wujud kepedulian untuk korban gempa NTT, Jumat (21/8/2026). (Devi Khofifatur Rizqi/Jawa Pos Radar Magelang)
Siswa-siswi SMK Bhumi Phala Parakan doa bersama dan menggalang dana sebagai wujud kepedulian untuk korban gempa NTT, Jumat (21/8/2026). (Devi Khofifatur Rizqi/Jawa Pos Radar Magelang)

 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Kepedulian terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan siswa SMK Bhumi Phala Parakan, Temanggung. Mereka menyisihkan sebagian uang saku untuk membantu warga yang terdampak bencana.

Aksi solidaritas tersebut diawali dengan doa bersama. Para siswa mendoakan korban yang meninggal serta yang masih menjalani perawatan akibat gempa.

Kepala Divisi Kesiswaan SMK MIPHA Parakan Nasrodin mengatakan, donasi berasal dari uang saku para siswa. Penggalangan dilakukan secara sukarela tanpa adanya paksaan.

“Ini bertujuan agar anak-anak tergugah hatinya untuk semakin merasakan penderitaan orang lain yang tertimpa musibah. Tidak semua orang bisa merasakan empati kepada mereka yang tertimpa musibah,” kata Nasrodin, Jumat (21/8/2026).

Para siswa menyisihkan uang saku mulai Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu. Dari hasil penggalangan, terkumpul donasi sekitar Rp 4 juta.

Dana itu selanjutnya akan disalurkan melalui lembaga Laziz untuk membantu para korban gempa di NTT.

Nasrodin menilai, kegiatan tersebut bukan sekadar penggalangan dana. Aksi sosial tersebut menjadi bagian dari pembelajaran bagi siswa.

Yakni untuk menumbuhkan rasa kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama.

 “Ini menjadi pembelajaran bagi anak-anak untuk semakin peduli dan memiliki semangat berbagi kepada mereka yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana,” ujarnya.

Salah seorang siswa, Joice Karen berharap, donasi yang dikumpulkan dapat memberikan manfaat bagi korban gempa di NTT.

“Jadi kita berkumpul bersama, berdoa dan menyisihkan uang saku untuk para korban yang ada di NTT. Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat bagi orang di NTT,” katanya.

Sebelumnya, gempa bumi di NTT yang terjadi pada 15 Agustus kemarin, menyebabkan puluhan orang meninggal dunia dan luka-luka. Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan sejumlah rumah dan fasilitas umum. (dev/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
gempa NTT donasi korban gempa siswa SMK Temanggung sisihkan uang saku