259 Titik KDMP di Temanggung Selesai Dibangun, Pembukaan Tunggu Kelengkapan Sarpras

Devi Khofifatur Rizqi • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:42 WIB
Dandim 0706 Temanggung Letkol Inf Richie Fadly meninjau KDKMP agar segera beroperasi. (Istimewa)
Dandim 0706 Temanggung Letkol Inf Richie Fadly meninjau KDKMP agar segera beroperasi. (Istimewa)

 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Temanggung hampir tuntas. 

Dari target 268 titik tahap pertama, sebanyak 259 titik telah selesai dibangun. Namun, koperasi tersebut belum dapat beroperasi. Lantaran, masih menunggu kelengkapan sarana dan prasarana.

Dandim 0706/Temanggung Letkol Inf Richie Fadly mengatakan, sembilan titik KDKMP yang tersisa dalam tahap pertama saat ini masih dikerjakan. Progres pembangunannya rata-rata telah mencapai 80 hingga 90 persen.

"Untuk target tahap pertama ini ada 268. Per hari ini sudah mencapai 259. Jadi ada sekitar sembilan titik yang masih dalam proses, posisinya 80 dan 90 persen," katanya, Rabu (19/8/2026).

Seluruh pembangunan tahap pertama dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu pekan ke depan. Setelah 268 titik rampung, pembangunan masih akan berlanjut ke tahap kedua.

Sebab, total terdapat 289 desa dan kelurahan di Kabupaten Temanggung. Dengan demikian, masih ada 21 titik yang belum masuk dalam pembangunan tahap pertama.

"Yang sudah dikerjakan 259. Sisa sembilan titik tahap pertama, kemudian 21 titik lagi baru akan kami mulai di tahap kedua," jelasnya.

Baca Juga: Viral Disebut Terpencil, KDMP Campurejo Temanggung Justru Berdiri di Gerbang Basecamp Pendakian Gunung Prahu

Namun, rampungnya bangunan belum otomatis membuat KDKMP bisa digunakan. Saat ini seluruh KDKMP di Temanggung masih menunggu distribusi berbagai perlengkapan yang harus tersedia, sebelum koperasi diluncurkan dan beroperasi.

Beberapa di antaranya berupa rak untuk gerai, CCTV, pendingin ruangan atau AC, serta perlengkapan pendukung lainnya. Distribusi barang tersebut masih dilakukan oleh PT Kemenkes Nusantara ke berbagai titik KDKMP.

"Untuk launching sementara menunggu kelengkapan barang-barang yang ada di dalam. Contohnya gerai harus ada rak-raknya, CCTV, AC dan yang lain-lain," ujarnya.

Tidak hanya perlengkapan di dalam bangunan, kendaraan sarana dan prasarana juga belum seluruhnya diterima. Setiap KDKMP seharusnya mendapatkan satu unit truk dan dua kendaraan roda tiga.

"Untuk kendaraan sarpras seharusnya satu truk beserta dua kendaraan roda tiga. Sampai saat ini juga belum lengkap," ungkap Richie.

Karena sarana pendukung belum lengkap, hingga kini belum ada KDKMP di Temanggung yang mulai beroperasi. Padahal, dari sisi fisik, sebagian besar bangunan telah selesai.

Richie mengatakan, pihaknya memahami proses distribusi perlengkapan membutuhkan waktu karena harus melayani banyak titik.

Meski demikian, pihaknya memastikan pembangunan fisik menjadi tanggung jawab yang terus dikejar penyelesaiannya.

Di sisi lain, proses pembangunan sejauh ini berjalan relatif lancar. Koordinasi dengan pemerintah desa, Forkopimda dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait juga berjalan baik.

"Alhamdulillah, kendala mungkin ada, tapi bisa kita atasi. Selama ini kerja sama dengan pihak desa sangat membantu. Begitu juga dengan perizinan dan pihak OPD terkait," katanya.

Untuk waktu operasional, pihaknya masih menunggu instruksi lebih lanjut dari pemerintah pusat. KDKMP diminta dapat segera beroperasi, namun peluncuran masih menunggu seluruh kelengkapan tersedia.

"Kalau target operasi sampai saat ini kita diminta secepatnya, karena menunggu instruksi terakhir dari Bapak Presiden untuk launching lagi," tandas Richie. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
Letkol Inf Richie Fadly belum beroperasi Dandim 0706 Temanggung KDMP