Guru Biologi Temanggung Diajak "Menembus" Sel melalui STEM Berbasis Teknologi Virtual Reality

Lis Retno Wibowo • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 16:16 WIB
Guru MGMP Biologi Kabupaten Temanggung dilatih menerapkan pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dengan memanfaatkan teknologi Virtual Reality (VR) oleh tim Program Kemitraan Masyarakat Untidar pada Rabu (12/8/2026). (Dok Tim PKM Untidar)
Guru MGMP Biologi Kabupaten Temanggung dilatih menerapkan pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dengan memanfaatkan teknologi Virtual Reality (VR) oleh tim Program Kemitraan Masyarakat Untidar pada Rabu (12/8/2026). (Dok Tim PKM Untidar)

 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung – Sebanyak 30 guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi Kabupaten Temanggung mendapatkan pengalaman baru dalam mengajar.

Mereka dilatih menerapkan pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dengan memanfaatkan teknologi Virtual Reality (VR) pada Rabu (12/8/2026).

Inovasi pembelajaran ini dihadirkan oleh Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Tidar (Untidar) sebagai bentuk adaptasi terhadap tuntutan kurikulum terbaru.

Tuntutan ini mendorong hadirnya pembelajaran mendalam (deep learning) yang berkesadaran, bermakna, dan interaktif.

Ketua Tim PKM Untidar, Muhammad Radian Nur Alamsyah, M.Pd., menyampaikan bahwa media pembelajaran konvensional kerap membatasi pemahaman materi biologi yang bersifat mikroskopis.

Baca Juga: Dosen Hukum Untidar Edukasi Siswa SMAN 1 Magelang, Prioritaskan Pendidikan untuk Cegah Pernikahan Dini

"Melalui pendekatan STEM yang dipadukan dengan teknologi VR, materi abstrak seperti struktur terkecil sel hingga ekosistem mikro dapat divisualisasikan secara konkret.

Kami berharap kegiatan ini mampu mengasah kompetensi guru sehingga kualitas dan hasil belajar siswa di kelas dapat dicapai secara optimal," ujar Radian di sela pelatihan yang berlangsung di Lab Biologi SMA Negeri 2 Temanggung tersebut. 

Suasana pelatihan berlangsung dinamis saat para peserta mempraktikkan langsung penggunaan perangkat virtual reality (VR).

Setelah menerima materi teori, para guru bergantian mengoperasikan kacamata virtual dan mendemonstrasikan penjelajahan di dalam ruang simulasi digital.

Manfaat langsung dari simulasi ini dirasakan oleh para peserta. Salah satu peserta pelatihan mengungkapkan bahwa pendekatan dan teknologi ini membuka wawasan baru dalam menyampaikan materi sains yang rumit.

"Pelatihan ini memberikan insight baru yang sangat membuka pikiran kami. Mengajar materi abstrak seperti organel sel kini terasa lebih nyata dan visual.

Pengalaman ini akan sangat membantu kami menciptakan suasana belajar yang lebih hidup dan relevan bagi karakter siswa generasi Z dan Alpha," ungkap guru SMA N egeri1 Temanggung, Annisa Nikhayatul Mufidah.

Keberhasilan program pengabdian ini dilihat dari data pengukuran kemampuan di akhir sesi.

Kompetensi para guru peserta tercatat mengalami peningkatan signifikan setelah mengikuti pelatihan dan praktik mandiri.

Melalui penguasaan teknologi VR ini, para guru biologi di Kabupaten Temanggung semakin siap membawa transformasi digital ke dalam ruang-ruang kelas mereka. (rls/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
virtual relity (VR) MGMP Biologi Tim PKM Untidar Program Kemitraan Masyarakat Untidar STEM berbasis virtual reality