Berburu, Pemuda Tlogomulyo Temanggung Jatuh ke Jurang 50 Meter, Ditemukan Tak Bernyawa

Devi Khofifatur Rizqi • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:01 WIB
Petugas BPBD dan tim gabungan mengevakuasi jenazah pemuda M yang jatuh ke jurang sedalam 50 meter di kawasan Alas Mangli Kedungwatu, Tlogomulyo, Rabu (12/8/2026) dini hari. (Dok BPBD Temanggung)
Petugas BPBD dan tim gabungan mengevakuasi jenazah pemuda M yang jatuh ke jurang sedalam 50 meter di kawasan Alas Mangli Kedungwatu, Tlogomulyo, Rabu (12/8/2026) dini hari. (Dok BPBD Temanggung)

 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Nasib naas dialami Muhlisin, warga Dusun Lobang, Desa Sriwungu, Kecamatan Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung. 

Pemuda 25 tahun itu, meninggal setelah terjatuh ke dalam jurang sedalam lebih dari 50 meter di kawasan Alas Mangli Kedungwatu, Dusun Tempuran, Desa Losari, Kecamatan Tlogomulyo, Rabu (12/8/2026) dini hari.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Totok Nursetyanto mengatakan, awal kejadian, saat itu korban tengah berburu burung liar dan musang bersama rekannya, Mudi Rahayu. Keduanya membawa senapan angin dan senter.

Sekitar pukul 01.30, korban diduga terperosok hingga jatuh ke dalam jurang. Rekannya kemudian meminta bantuan warga dan laporan diteruskan kepada Pemerintah Desa Sriwungu.

“Pukul 02.58 kami menerima telepon dari Sekdes Sriwungu, Tlogomulyo, bahwasanya ada warganya yang jatuh di jurang. Yang bersangkutan sedang berburu burung dan juga musang,” ujar Totok saat diwawancara, Rabu (12/8/2026).

Setelah menerima laporan, BPBD bersama personel gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi. 

Baca Juga: Pemuda Nampirejo Temanggung Tewas Terseret Arus Curug Titang

Sekitar pukul 03.45 WIB, korban berhasil ditemukan di dasar jurang dalam kondisi meninggal dunia.

“Yang bersangkutan ditemukan tertelungkup di kedalaman sekitar 50 meter dan mengalami luka di kepala,” jelas Totok.

Proses evakuasi berlangsung cukup lama. Lantaran korban berada di dasar jurang.

Dengan menggunakan peralatan vertical rescue, tripod, karmantel dan tandu, tim akhirnya berhasil mengangkat korban hingga ke lokasi aman sekitar pukul 06.00 WIB.

Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Kabupaten Temanggung untuk penanganan lebih lanjut.

Totok menyebut, berdasarkan informasi yang diterima, korban meninggal di lokasi kejadian. 

Peristiwa itu diduga terjadi karena korban terperosok saat melakukan aktivitas berburu. Itu berada di kawasan yang memiliki medan cukup berbahaya.

Ia mengimbau, masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan aktivitas di alam terbuka. Terutama pada malam hari dan di kawasan dengan medan ekstrem.

“Kami berharap masyarakat lebih berhati-hati dan mengantisipasi ketika melakukan kegiatan di luar. Terutama di lokasi yang memiliki risiko. Kemampuan dan kondisi medan juga harus dipertimbangkan,” tandas Totok. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
jatuh ke jurang BPBD kabupaten Temanggung Tlogomulyo totok nursetyanto