150 Mahasiswa Temanggung Telah Mendaftar Beasiswa Sarjana, Pendaftaran Ditutup 14 Agustus

Devi Khofifatur Rizqi • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:54 WIB
Wakil Ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan Baznas Temanggung, Abdulloh Yusron Avisena. (Devi Khofifatur Rizqi/Jawa Pos Radar Magelang)
Wakil Ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan Baznas Temanggung, Abdulloh Yusron Avisena. (Devi Khofifatur Rizqi/Jawa Pos Radar Magelang)

 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Program beasiswa sarjana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Temanggung menjadi incaran mahasiswa. 

Hingga 11 Agustus, tercatat sekitar 150 mahasiswa telah mendaftar program bantuan pendidikan tersebut. Jumlah pendaftar masih berpotensi bertambah.

Sebab, Baznas Temanggung masih membuka pendaftaran hingga 14 Agustus. 

Dalam hal ini, peserta diwajibkan mendaftar secara online. Itu sekaligus menyerahkan berkas administrasi.

Wakil Ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan Baznas Temanggung, Abdulloh Yusron Avisena, mengatakan, antusiasme mahasiswa tahun ini terlihat lebih tinggi dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Program Beasiswa Sarjana Buka Jalan Mahasiswa Temanggung Raih Cita-cita

“Yang mendaftar bulan ini 150 mahasiswa dan akan kita tunggu sampai 14 Agustus. Pendaftaran dilakukan secara online dan berkas juga harus diserahkan,” katanya saat diwawancara, Selasa (11/8/2026).

Selain jumlah pendaftar yang meningkat, sebaran peserta juga dinilai semakin luas.

Mahasiswa dari sejumlah kecamatan yang sebelumnya belum banyak mengajukan mulai ikut mendaftar program beasiswa sarjana.

“Ini sekarang kayaknya lebih tinggi dan lebih merata. Kecamatan-kecamatan lain yang mungkin kemarin belum mengajukan, sekarang sudah mulai mengajukan,” ujarn Yusron.

Yusron menyebut, Kecamatan Bansari dan Kledung sebagai contoh wilayah yang mulai mengajukan peserta pada pelaksanaan tahun ini.

Kondisi itu menunjukkan program beasiswa mulai menjangkau mahasiswa dari berbagai wilayah di Kabupaten Temanggung.

Untuk mendapatkan beasiswa, calon penerima harus memenuhi sejumlah persyaratan administrasi.

Di antaranya ijazah yang dilegalisasi, KTP legalisasi, SKCK, keterangan diterima di perguruan tinggi, serta surat kesanggupan orang tua untuk membiayai pendidikan hingga mahasiswa menyelesaikan kuliah.

SKCK menjadi salah satu dokumen yang dipersyaratkan. Itu karena Baznas juga mempertimbangkan aspek perilaku calon penerima.

“Yang kita pilih kan orang-orang yang baik, yang memang berkelakuan baik. Makanya harus pakai SKCK,” tegasnya.

Dari sisi kondisi ekonomi, peserta dengan kategori desil 1 hingga 5 menjadi salah satu persyaratan. Namun, mahasiswa dengan desil di atas kategori tersebut masih memiliki peluang.

Baznas akan melakukan verifikasi faktual untuk memastikan kondisi ekonomi calon penerima sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Desil 1 sampai 5 itu untuk persyaratan. Tapi masih ada kesempatan walaupun desilnya lebih dari itu karena ada verifikasi faktual. Kadang desil 6 atau 7, tetapi ternyata dia tidak mampu,” katanya.

Setelah pendaftaran ditutup, tahapan seleksi administrasi dijadwalkan berlangsung pada 18-21 Agustus.

Hasil seleksi administrasi akan diumumkan 24 Agustus. Peserta yang lolos kemudian mengikuti wawancara dan verifikasi lapangan pada 26 Agustus hingga 11 September.

Proses verifikasi melibatkan sejumlah unsur. Mulai dari Baznas, Pemkab Temanggung, Dinas Sosial, Dikpora, bagian Kesra, hingga staf Baznas.

Menariknya, penerima beasiswa nantinya tidak hanya mendapatkan bantuan pendidikan.

Baznas juga menyiapkan peran bagi mahasiswa penerima sebagai relawan dan duta zakat.

Mereka dapat dilibatkan dalam kegiatan Baznas maupun sosialisasi zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat.

“Yang lolos nanti kita jadikan relawan. Mereka juga jadi duta zakat untuk menyosialisasikan zakat, infak, sedekah di masyarakat,” ungkapnya.

Pelibatan tersebut akan disesuaikan dengan waktu kuliah mahasiswa. Sehingga tidak mengganggu aktivitas akademik.

Program beasiswa sarjana ini sendiri telah memasuki tahun kedua. Baznas berharap, program tersebut mampu membantu semakin banyak mahasiswa Temanggung dalam menyelesaikan pendidikan tinggi.

Yakni sekaligus mencetak sumber daya manusia yang berprestasi dan memberikan manfaat bagi daerah.

“Semoga bisa menambah dan mencetak para sarjana di Kabupaten Temanggung yang bisa berprestasi dan menghasilkan ilmu yang bermanfaat bagi Kabupaten Temanggung khususnya, dan juga untuk bangsa dan negara,” tandas Yusron. (dev/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
incaran mahasiswa duta zakat baznas temanggung beasiswa sarjana