RADARMAGELANG.ID, Temanggung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung terus mengoptimalkan kinerja 88 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi. Hal itu untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Meski belum ada penambahan dapur layanan, jumlah penerima manfaat kini bertambah. Jumlahnya hampir menyentuh 186.975 ribu orang per 22 Juli 2026.
Sekretaris Daerah (Sekda) Temanggung Tri Winarno mengatakan, hingga saat ini jumlah SPPG di Kabupaten Temanggung masih tetap. Yakni sebanyak 88 unit. Belum ada penambahan maupun pengurangan dapur MBG.
"Kondisi terakhir masih 88. Tidak ada perkembangan, tidak ada tambahan, tidak ada pengurangan, tapi masih dilayani seperti biasa," katanya Jumat (7/8/2026).
Winarno menyebut, usulan penambahan SPPG masih menunggu keputusan pemerintah pusat.
Baca Juga: Pencairan Dana MBG Terkendala, 22 SPPG di Temanggung Sempat Berhenti Beroperasi
Karena itu, operasional MBG sementara difokuskan pada optimalisasi dapur yang telah berjalan.
"Yang 58 dan 39 itu sampai dengan saat ini belum ada keputusan. Jadi kita masih tetap 88," ujarnya.
Pemkab memastikan, pelayanan MBG di sekolah tetap berlangsung normal. Tidak ada gangguan distribusi makanan meski jumlah SPPG belum bertambah. "Pelayanan ke sekolah masih standar seperti biasa," imbuhnya.
Berdasarkan laporan perkembangan Program MBG per 22 Juli 2026, sebanyak 186.975 penerima manfaat telah dilayani oleh 88 SPPG di Kabupaten Temanggung.
Jumlah tersebut terdiri atas 165.035 peserta didik serta 21.938 penerima manfaat kelompok 3B, yakni 14.728 balita, 2.027 ibu hamil, dan 5.183 ibu menyusui.
Selama masa libur sekolah, sejumlah SPPG juga memanfaatkan waktu untuk meningkatkan kualitas layanan.
Pembenahan dilakukan melalui perbaikan lapisan epoxy area produksi, pemeliharaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL), pembersihan area operasional, hingga perawatan fasilitas pendukung lainnya.
Winarno mengatakan, langkah tersebut dilakukan agar seluruh dapur tetap memenuhi standar kebersihan.
Termasuk keamanan pangan, dan siap memberikan pelayanan optimal saat kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung.
Selain pembenahan fasilitas, koordinasi dengan sekolah serta para penerima manfaat juga terus dilakukan.
Pemkab Temanggung berharap, dengan optimalisasi 88 SPPG yang ada, pelayanan MBG tetap dapat berjalan maksimal sembari menunggu keputusan terkait penambahan dapur pelayanan baru.
"Jadi pemutakhiran data sasaran, penyesuaian jadwal distribusi, hingga penguatan koordinasi lapangan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Program MBG tetap tepat sasaran dan berkesinambungan," tandas Winarno. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo