Rehab 147 Sekolah di Temanggung dengan Swakelola, Tanpa Intervensi Pihak Mana pun

Devi Khofifatur Rizqi • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 21:20 WIB
Bupati Temanggung Agus Setyawan

 
Bupati Temanggung Agus Setyawan  

 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Pemerintah Kabupaten Temanggung menegaskan pelaksanaan program rehabilitasi sekolah yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), harus dilakukan secara swakelola tanpa intervensi pihak mana pun. 

Bupati Temanggung Agus Setyawan meminta seluruh kepala sekolah, komite, dan guru menentukan sendiri kebutuhan pembangunan sesuai kondisi sekolah masing-masing.

Tahun ini Kabupaten Temanggung memperoleh alokasi rehabilitasi untuk sekitar 147 satuan pendidikan. Rinciannya meliputi sekitar 40 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 90 Sekolah Dasar (SD), dan 17 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Rehabilitasi sekolah ini program dari APBN. Harapan saya tidak ada yang mengintervensi kebutuhan masing-masing sekolah. Kebutuhan itu ditentukan dan dilaksanakan melalui musyawarah sekolah yang melibatkan kepala sekolah, komite, dan dewan guru," katanya kepada Jawa Pos Radar Magelang, Minggu (2/8/2026).

Agus menegaskan, swakelola harus dijalankan sesuai ketentuan tanpa adanya campur tangan pihak luar. Termasuk dalam penentuan material maupun penyedia barang. "Jangan sampai ada arahan dari pihak mana pun, misalnya harus memakai barang tertentu. Dasar dari semuanya adalah kebutuhan sekolah masing-masing, bukan kebutuhan dari luar sekolah," tegasnya.

Agus menjelaskan, usulan rehabilitasi berasal dari Dinas Pendidikan Kabupaten Temanggung berdasarkan kondisi bangunan sekolah. Karena itu, masyarakat maupun media dipersilakan melaporkan apabila masih menemukan sekolah yang mengalami kerusakan.

"Boleh mencari sekolah rusak. Nanti kita cek apakah sudah mendapat program rehabilitasi tahun ini atau belum. Kalau belum, akan kita usulkan pada tahun berikutnya," ujarnya.

Program rehabilitasi telah dimulai sejak tahun lalu dan pelaksanaannya dilakukan secara bertahap. Untuk jenjang SD, dari sekitar 90 titik yang direncanakan, sebagian sudah mulai dikerjakan.

Agus berharap hasil rehabilitasi mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman sehingga meningkatkan kualitas pendidikan di Temanggung.

"Selesai revitalisasi harapannya anak-anak menjadi nyaman belajar, orang tua juga merasa tenteram ketika melepas anak-anaknya ke sekolah yang infrastruktur dan lingkungannya baik," katanya.

 

Agus juga mengingatkan seluruh pihak agar menjaga integritas dalam pelaksanaan program. Ia meminta pengelolaan anggaran dilakukan secara transparan dan mengutamakan kepentingan sekolah. "Revitalisasi swakelola itu betul-betul dilakukan secara swakelola tanpa arahan dari siapa pun. Semua berdasarkan hasil musyawarah antara kepala sekolah, komite, dan para guru," tandasnya. (dev/aro)

 

Rehab Sekolah di Temanggung

-          40 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

-          90 Sekolah Dasar (SD)

-         17 Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Pelaksanaan Rehab Sekolah

-          Didanai APBN

-         Dilakukan secara swakelola tanpa intervensi pihak mana pun 

-         Kebutuhan pembangunan berdasarkan musyawarah kepala sekolah, komite, dan guru

-         Usulan rehabilitasi berasal dari Dinas Pendidikan Kabupaten Temanggung berdasarkan kondisi bangunan sekolah

DIOLAH DARI BERITA

 

Editor : H. Arif Riyanto
sekolah rusak Bupati Temanggung Agus Setyawan apbn rehabilitasi