Tim Pengabdian Agroteknologi Untidar Edukasi Pemanfaatan Pekarangan melalui Hidroponik Sederhana di Desa Kwadungan Gunung Temanggung

Lis Retno Wibowo • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 13:16 WIB
Tim dosen Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar (Untidar) mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada Selasa (28/7/2026) di Desa Kwadungan Gunung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. (Dok Tim Dosen Agroteknologi Untidar)
Tim dosen Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar (Untidar) mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada Selasa (28/7/2026) di Desa Kwadungan Gunung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. (Dok Tim Dosen Agroteknologi Untidar)

 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Tim dosen Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar (Untidar) kembali mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada Selasa (28/7/2026) di Desa Kwadungan Gunung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung.

Kegiatan bertajuk "Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan Melalui Hidroponik Sederhana sebagai Strategi Produksi Pangan Berkelanjutan dalam Mendukung SDGs 12".

Merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tidar Tahun 2026.

Tim pelaksana terdiri atas Ade Nendi Mulyana, S.P., M.Si. sebagai ketua, dengan anggota Marifa Ibrahim, S.P., M.App.Sc., Sayyidah Afridatul Ishthifaiyyah, S.P., M.Si., dan Dhea Sashinta Ashari, S.P., M.Si.

Baca Juga: Tim Dosen Program Studi Agroteknologi Universitas Tidar Dampingi KWT Mawar Grogol Tingkatkan Produksi dan Nilai Tambah Bunga Mawar

Kegiatan turut melibatkan mahasiswa Program Studi Agroteknologi Universitas Tidar serta mendapat dukungan dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) yang sedang melaksanakan KKN di Desa Kwadungan Gunung.

Acara diikuti oleh masyarakat Desa Kwadungan Gunung yang mayoritas ibu rumah tangga.

Sasaran tersebut dipilih karena ibu rumah tangga memiliki peran penting dalam mengelola pekarangan sekaligus memenuhi kebutuhan sayuran bagi keluarga.

Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk memanfaatkan pekarangan secara lebih produktif melalui budidaya hidroponik sederhana.

Dalam sambutan pembukaan,  Ketua Tim, Ade Nendi Mulyana, S.P., M.Si, menyampaikan bahwa pemanfaatan pekarangan rumah merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan masyarakat.

Tujuannya untuk mengoptimalkan lahan yang tersedia menjadi lebih produktif melalui budidaya sayuran secara sederhana. 

Selain menghasilkan sayuran segar untuk kebutuhan rumah tangga, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Terutama SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui pemanfaatan sumber daya yang lebih efisien dan penerapan praktik budidaya yang berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, dosen Marifa Ibrahim, S.P., M.App.Sc. menyampaikan materi mengenai budidaya hidroponik sederhana menggunakan wick system.

Materi yang diberikan meliputi teknik pembibitan, perakitan instalasi hidroponik, penyiapan larutan nutrisi, proses penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga teknik panen. 

Penyampaian materi berlangsung secara interaktif dan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menggali lebih jauh mengenai penerapan hidroponik di lingkungan rumah.

Setelah sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung penyiapan larutan nutrisi, perakitan instalasi wick system, serta penanaman dua jenis sayuran daun, yaitu kangkung dan selada.

Seluruh rangkaian praktik didampingi oleh tim dosen bersama mahasiswa sehingga peserta dapat memahami setiap tahapan budidaya secara langsung.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi.

Hal tersebut terlihat dari keaktifan peserta dalam mengikuti setiap sesi.

Mereka berdiskusi dengan narasumber, mengajukan berbagai pertanyaan.

Serta berpartisipasi aktif dalam praktik penyiapan instalasi hidroponik, pembuatan larutan nutrisi, dan penanaman sayuran. 

Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah melalui budidaya hidroponik sederhana sebagai alternatif bercocok tanam pada lahan yang terbatas.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan yang lebih produktif.

Penerapan hidroponik sederhana diharapkan menjadi alternatif budidaya yang mudah diterapkan, terutama pada lahan yang terbatas.

Sehingga pekarangan dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan sayuran segar, sehat, dan berkualitas bagi kebutuhan rumah tangga. 

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara lebih efisien dan menerapkan budidaya yang ramah lingkungan sebagai bagian dari upaya mendukung pencapaian SDGs.

Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan program, kegiatan pengabdian ini tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan.

Tim dosen akan melaksanakan monitoring dan pendampingan secara berkala terhadap pertumbuhan tanaman hingga masa panen. 

Monitoring untuk mengevaluasi perkembangan tanaman, memberikan pendampingan apabila peserta mengalami kendala selama proses budidaya, serta memastikan teknologi hidroponik sederhana yang telah diperkenalkan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat. (rls/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
program studi agroteknologi universitas tidar pemanfaatan pekarangan program Pengabdian Kepada Masyarakat hidroponik