RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah Kabupaten Temanggung berkomitmen menghidupkan budaya diskusi dan literasi hingga tingkat desa.
Itu sebagai langkah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Ketua ICMI Orda Kabupaten Temanggung, Mahsun mengatakan, forum-forum diskusi di tengah masyarakat perlu terus didorong agar menjadi ruang bertukar gagasan. Itu sekaligus melahirkan solusi atas berbagai persoalan daerah.
"Kami ingin mendorong agar di banyak kampung dan desa ada ruang berkumpul yang isinya pertukaran pemikiran, diskusi, dan literasi," katanya usai pelantikan di Pendopo Pengayoman, Selasa (21/7/2026).
ICMI tidak akan mengambil alih komunitas atau forum yang sudah ada. Sebaliknya, organisasi tersebut ingin memperkuat dan menghubungkan berbagai komunitas diskusi yang selama ini berkembang di masyarakat.
Mahsun menjelaskan, budaya literasi tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas membaca buku.
Tetapi juga membangun tradisi berdialog, bertukar ide, dan menyampaikan pandangan secara konstruktif.
"Kadang sesuatu dianggap buruk karena masyarakat belum mendapatkan gambaran secara utuh. Di situlah kami ingin hadir memberikan perspektif yang lebih lengkap, sehingga opini yang terbentuk juga lebih baik," ujar Mahsun.
Selain memperkuat literasi masyarakat, ICMI juga akan memetakan berbagai persoalan di sektor pendidikan. Termasuk fenomena minimnya jumlah peserta didik di sejumlah sekolah dasar negeri.
Menurut Mahsun, persoalan tersebut perlu dikaji lebih dahulu sebelum merumuskan rekomendasi kepada para pemangku kepentingan.
"Kami akan memotret dulu apa yang sebenarnya terjadi dan kontribusi apa yang bisa diberikan ICMI. Setelah itu baru kami mencoba berdialog dengan para pemangku kepentingan sesuai kebutuhan," katanya.
Ke depan, ICMI Temanggung juga berencana menggelar forum rutin setiap beberapa bulan. Itu sebagai wadah berkumpul para akademisi, profesional, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya.
"Melalui forum itu nantinya akan lahir berbagai gagasan, kajian, hingga rekomendasi kebijakan yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah maupun masyarakat dalam mendukung pembangunan Temanggung," tandas Mahsun. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo