Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Hari Pertama Sekolah di SD Negeri Butuh Temanggung, Gilang Tetap Semangat Meski Teman Sekelas Hanya Satu

Devi Khofifatur Rizqi • Senin, 13 Juli 2026 | 14:48 WIB
mm
Gilang Arshaka, siswa baru kelas 1 SDN Butuh bersemangat mengikuti pelajaran sekolah tahun ajaran 2026/2027, pada Senin (13/7/2026). (Devi Khofifatur Rizqi/Jawa Pos Radar Magelang).

 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Hari pertama tahun ajaran baru 2026/2027 di SD Negeri Butuh, Kecamatan Temanggung, Kabupaten Temanggung, berlangsung sederhana dan penuh semangat. 

Sekolah ini hanya mendapat dua siswa baru untuk kelas 1. Namun, hal tersebut tak menyurutkan antusiasme para murid dalam memulai jenjang pendidikan dasar.

Salah satu siswa baru, Gilang Arshaka, tampak ceria saat mengikuti kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, Senin (13/7/2026).

Meski hanya memiliki satu teman sekelas, yakni Miko Surya Nugraha, Gilang mengaku senang bisa bertemu teman baru dan mulai belajar di sekolah.

"Iya senang dan semangat. Ketemu banyak teman-teman (kakak kelas)," aku Gilang Arshaka, saat diwawancara.

Pada hari pertama, Gilang memperkenalkan diri di hadapan guru serta kakak kelasnya di halaman sekolah.

Baca Juga: Jelang Tahun Ajaran Baru, Pesanan Seragam Sekolah Naik Drastis

Ia terlihat percaya diri dan bersemangat mengikuti rangkaian kegiatan dari sekolah.

"Tadi dapat MBG. Makan ayam, sayur, sama ada jeruk. Senang sekolah di sini dapat makan," kata Gilang dengan polos.

Sementara Kepala SD Negeri Butuh, Rita Adi Cahyarini, mengatakan, semangat belajar siswa baru tetap tinggi meski jumlah peserta didik sangat sedikit.

"Yang masuk hari ini baru satu anak karena satu (anak) lagi sakit. Tapi anak ini semangat sekali, pemberani, datang sendiri dan berani maju memperkenalkan diri di depan," ujarnya.

Menurut Rita, jumlah murid yang minim tidak akan memengaruhi proses pembelajaran. Kegiatan belajar mengajar tetap berjalan menggunakan Kurikulum Merdeka dengan didampingi satu guru kelas.

"Insyaallah pembelajaran tetap berjalan seperti biasa. Selama ini anak-anak tetap bisa membaca, menulis, dan berhitung dengan baik hingga naik ke jenjang berikutnya," katanya.

Saat ini, total siswa SD Negeri Butuh berjumlah 31 orang dari kelas I hingga kelas VI. Tahun ajaran sebelumnya, sekolah tersebut bahkan hanya memperoleh satu siswa baru.

Sedikitnya jumlah peserta didik diduga dipengaruhi beberapa faktor. Mulai dari akses menuju sekolah lain yang dinilai lebih mudah, keberadaan sekolah swasta di sekitar wilayah, hingga berkurangnya jumlah anak usia sekolah di lingkungan setempat.

Kendati demikian, sekolah terus berupaya mempertahankan kualitas pendidikan. Selain itu, ada berbagai kegiatan ekstrakurikuler di SDN Butuh. Itu seperti Pramuka dan TPQ tetap.

"Kami dari sekolah sudah berupaya menggaet siswa. Termasuk meningkatkan fasilitas sekolah hingga promosi sekolah melalui kerja sama dengan kelurahan juga media sosial," tandas Rita. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
dua siswa baru hanya satu teman sekelas hari pertama tahun ajaran baru SD Negeri Butuh