RADARMAGELANG.ID, Temanggung– Sebuah toko milik warga di Dusun Beton RT 01 RW 02, Desa Jumo, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung, ludes terbakar, Minggu (12/7/2026) dini hari. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Akibatnya, korban menderita kerugian hingga Rp200 juta.
Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Magelang, kebakaran terjadi menjelang salat subuh sekitar pukul 03.30. Saksi mata Udin menuturkan, dirinya melihat kobaran api telah membakar bangunan toko milik Salim Hadri tersebut. Spontan, Udin berteriak minta tolong kepada warga. Selanjutnya, kebakaran dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Temanggung.
Kasi Pemadaman, Penyelamatan, dan Evakuasi Damkar Temanggung Edi Irwanto mengatakan, informasi kebakaran diterima petugas pada pukul 04.27. Selanjutnya, Regu III Pos WMK Candiroto langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 04.31 dan tiba sekitar pukul 04.45. Pemadaman melibatkan 10 personel, terdiri atas empat personel Damkar Pos Candiroto dan enam personel dari Mako Induk Temanggung.
Edi menyebut, pihaknya juga mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran (fire truck) serta satu unit mobil tangki penyuplai air (water supply). "Jadi api pertama kali diketahui sekitar pukul 03.30 WIB oleh seorang warga bernama Udin," katanya.
"Kalau jarak lokasi memang cukup jauh dari pos damkar. Ditambah kondisi medan yang menanjak membuat waktu tempuh menuju lokasi sekitar 20 menit," jelas Edi.
Ketika petugas tiba, api masih berkobar cukup besar. Berkat kesigapan petugas, kobaran api berhasil dikendalikan. Selain itu, terdapat dua bangunan di sekitar lokasi dapat diselamatkan.
"Untuk nilai aset yang berhasil diamankan diperkirakan mencapai Rp300 juta," katanya.
Edi menjelaskan, bangunan toko seluas sekitar 48 meter persegi terbakar dalam peristiwa tersebut. Meski mengakibatkan kerugian material sekitar Rp200 juta, kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. "Tapi satu kepala keluarga yang terdiri atas dua jiwa menjadi korban terdampak," jelasnya.
Proses pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 06.02. Dari hasil pendataan awal, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting instalasi listrik. (dev/aro)
Editor : H. Arif Riyanto