Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Antisipasi Banjir Bandang, Bupati Temanggung Minta Warga Kawasan Pegunungan Perbanyak Tanam Pohon Tegakan 

Devi Khofifatur Rizqi • Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB
Bupati Temanggung Agus Setyawan menyerahkan bibit pohon keras saat Tradisi Merti Dusun dan Nyadran yang digelar warga Desa Cemoro, Wonoboyo, Temanggung.
Bupati Temanggung Agus Setyawan menyerahkan bibit pohon keras saat Tradisi Merti Dusun dan Nyadran yang digelar warga Desa Cemoro, Wonoboyo, Temanggung.

RADARMAGELANG.ID, Temanggung Bupati Temanggung Agus Setyawan mengajak masyarakat di wilayah pegunungan untuk memperkuat upaya konservasi. Yakni, dengan memperbanyak tanaman tegakan sebagai langkah mencegah bencana hidrometeorologi.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri tradisi Merti Dusun di Dusun Cemoro Timur, Desa Cemoro, Kecamatan Wonoboyo.

Menurut Agus, masyarakat yang tinggal di kawasan pegunungan, memiliki tanggung jawab besar. Terutama dalam menjaga tutupan vegetasi. Lantaran kondisi lingkungan di wilayah hulu sangat menentukan keberlanjutan sumber daya air dan keselamatan masyarakat di daerah hilir.

"Karena kita sebagai masyarakat yang hidup di wilayah pegunungan tidak mungkin bisa hidup jauh dari lingkungan dan pohon. Apalagi para leluhur memberikan nama 'Cemoro' itu penuh makna agar kita mendapat kenyamanan dan kesejukan. Jangan sampai nama Cemoro ini hanya jadi simbol, tanpa dibarengi pelestarian alam," ujarnya.

Jumlah pohon di kawasan pegunungan saat ini semakin berkurang. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada menurunnya produktivitas pertanian. Melainkan juga meningkatkan risiko bencana seperti banjir bandang yang dapat merugikan masyarakat di wilayah hilir Kabupaten Temanggung.

Karena itu, bupati meminta masyarakat yang mengelola lahan di kawasan hutan untuk lebih mengutamakan penanaman pohon berkayu keras dibandingkan tanaman semusim.  “Langkah ini sangat penting untuk menjaga fungsi konservasi sekaligus keberlanjutan ekonomi,” jelas Agus.

Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penghijauan, bupati menyerahkan bibit tanaman tegakan kepada masyarakat. Momentum ini berlangsung bersamaan dengan tradisi Merti Dusun dan Nyadran yang digelar warga Desa Cemoro. Tradisi tahunan tersebut diisi dengan kirab Tumpeng Agung hasil bumi serta kenduri bersama. Itu sebagai ungkapan rasa syukur atas rezeki dan keselamatan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa. (dev/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#pohon keras #Bupati Temanggung Agus Setyawan #merti dusun #banjir bandang