RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Pemerintah Kabupaten Temanggung masih menunggu arahan dari pemerintah pusat mengenai hasil evaluasi pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selama masa libur sekolah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Temanggung, Tri Winarno, mengatakan, hingga saat ini belum ada instruksi lanjutan yang diterima daerah mengenai bentuk evaluasi maupun pelibatan pemerintah daerah dalam proses tersebut.
“Informasi terakhir yang kami terima dari koordinator SPPG pada satgas, selama masa liburan memang tidak ada pembagian MBG.
Untuk evaluasi seperti apa dan siapa yang terlibat, sampai sekarang belum ada instruksi dari pemerintah pusat,” katanya Jumat (26/6/2026).
Winarno menjelaskan, masa libur sekolah berlangsung sekitar setengah bulan. Itu membuat pelaksanaan distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara.
Menurut informasi yang diterima dari Badan Gizi Nasional (BGN), masa libur dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi program.
Di Temanggung, dari total 80-an titik SPPG yang telah beroperasi, masih terdapat sejumlah lokasi yang sementara tidak menjalankan layanan.
“Yang masih status suspend ada lima titik. Tiga karena persoalan IPAL, satu terkait kelengkapan administrasi, dan satu lagi yang di Tlogorejo sampai sekarang masih belum beroperasi. Untuk sementara mereka tidak bekerja,” ujarnya.
Kendati demikian, Pemkab Temanggung belum mengetahui apakah penghentian sementara tersebut menjadi bagian dari evaluasi nasional atau hanya penyesuaian teknis di lapangan.
Winarno menambahkan, pemerintah daerah tetap menunggu kebijakan lanjutan dari pemerintah pusat.
Itu kelanjutan operasional maupun perbaikan sistem pelaksanaan program MBG ke depan. "Ya, kita masih tunggu kebijakan pusat," tandasnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo