RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Suasana haru dan syukur menyelimuti Pendopo Pengayoman Temanggung, saat jamaah haji asal Kabupaten Temanggung mulai kembali ke Tanah Air, Kamis (25/6/2026).
Keluarga menyambut kedatangan para jamaah dengan pelukan, doa, dan kebahagiaan setelah menuntaskan ibadah di Tanah Suci.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Temanggung, Eko Widodo, mengatakan, jumlah calon jamaah yang berangkat ke embarkasi 847 orang.
Namun terdapat lima orang yang dinyatakan tidak layak terbang, sehingga total jamaah yang berangkat menjadi 842 orang.
Rombongan terbagi dalam beberapa kelompok terbang (kloter). Yakni kloter 18 sebanyak 21 jamaah, kloter 19 sebanyak 350 jamaah, kloter 20 sebanyak 350 jamaah, dan kloter 21 sebanyak 121 jamaah.
Selama ibadah haji, satu jamaah meninggal, yakni Sudarmi dari kloter 21. Selain itu, satu jamaah lainnya menjalani pemulangan lebih awal karena kondisi kesehatan.
"Ahamdulillah proses kepulangan jamaah secara umum berjalan lancar dan sesuai jadwal," katanya Kamis (25/6).
Dikatakan, kloter 18 tercatat mendarat lebih cepat dari jadwal yang ditentukan. Eko menilai kondisi kesehatan jamaah haji Temanggung tahun ini lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
Menurutnya, penerapan syarat istithaah atau kemampuan kesehatan yang lebih ketat, ikut berkontribusi menekan jumlah jamaah yang sakit maupun meninggal selama menjalankan ibadah.
Kemenhaj juga mengingatkan calon jamaah tahun berikutnya, agar mulai menjaga kondisi kesehatan sejak awal.
Terutama setelah masuk daftar keberangkatan. “Setelah pemeriksaan kesehatan awal, jamaah diminta benar-benar menjaga kesehatan dan berkonsultasi dengan tenaga medis supaya saat pelunasan dan keberangkatan sudah memenuhi syarat istithaah,” ujarnya.
Persiapan haji 2027 pun disebut akan dimulai lebih awal.
Pada Juli–Agustus mendatang dijadwalkan proses pendataan, validasi data, hingga persiapan dokumen bagi jamaah yang masuk daftar keberangkatan.
Sementara itu, salah satu jamaah asal Banyuurip, Kecamatan Temanggung, Heri Setiawan, mengaku bersyukur bisa kembali ke Temanggung dalam keadaan sehat.
Ia membawa oleh-oleh berupa boneka unta dan cokelat untuk keluarga di rumah.
Heri juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas haji, yang dinilai telah mendampingi dan membantu jamaah selama menjalankan rangkaian ibadah di Makkah.
"Semuanya berjalan lancar tidak ada halangan. Petugas juga membantu banyak para jamaah," tandasnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo