RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Pemerintah Kabupaten Temanggung terus memperkuat sinergi kebijakan penanaman modal.
Upaya tersebut ditegaskan dalam Forum Investasi Temanggung, Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, investor, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Temanggung, Agus Munadi mengatakan, investasi memiliki peran strategis sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain meningkatkan aktivitas ekonomi, investasi dinilai mampu membuka lapangan pekerjaan baru. Termasuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Investor Asal Malaysia Bidik Investasi Berbagai Sektor di Jateng
"Karena itu kami mengajak para pelaku usaha untuk terus berinvestasi dan mengajak investor lain menanamkan modalnya di Temanggung," ujarnya.
Menurut Agus, salah satu tantangan investasi selama ini adalah persoalan regulasi, birokrasi perizinan yang dianggap rumit, serta ketidakpastian kebijakan.
Untuk itu, Pemkab Temanggung berkomitmen menghadirkan ekosistem investasi yang sehat. Melalui pelayanan perizinan yang cepat, transparan, dan mudah diakses.
DPMPTSP, lanjutnya, juga membuka ruang konsultasi bagi investor maupun pelaku usaha.
Pemerintah daerah siap menjadi fasilitator sekaligus jembatan penyelesaian berbagai persoalan yang muncul di lapangan.
"Kami siap menjadi katalisator ketika ada hambatan yang dihadapi pelaku usaha. Semua permasalahan akan dicari solusinya bersama agar kegiatan investasi tetap berjalan lancar," katanya.
Pemkab Temanggung juga bersinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah provinsi, hingga instansi vertikal.
Hal itu untuk mempercepat proses perizinan dan pelayanan investasi. Salah satu langkahnya dengan pengintegrasian data tata ruang dengan sistem Online Single Submission (OSS).
Saat ini, dua kecamatan yakni Temanggung dan Tembarak telah terintegrasi dengan sistem tersebut.
Pemerintah menargetkan seluruh kecamatan dapat terkoneksi sehingga proses perizinan menjadi lebih cepat dan efisien.
"Kami berharap investasi yang masuk tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi, tetapi juga memperkuat UMKM dan menciptakan pertumbuhan yang inklusif bagi masyarakat Temanggung," tambah Agus.
Sementara itu, perwakilan PT DSN Temanggung, Fachrudin menyambut baik forum investasi ini. Menurutnya, forum ini terdapat sesi dimana pelaku usaha mendapat kesempatan untuk berdiskusi.
Ia berharap, kegiatan ini bisa meningkatkan gairah investasi di Kabupaten Temanggung. Sehingga, berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
"Ini sangat bermanfaat. Kami pelaku usaha mendapat penjelasan dan solusi yang baik. Kami harap forum ini meningkatkan gairah investasi di Kabupaten Temanggung," ujarnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo