Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

92 Personel Pantau Kualitas Hewan Kurban di Temanggung

Devi Khofifatur Rizqi • Rabu, 27 Mei 2026 | 22:20 WIB
Daging kurban dipotong-potong sebelum dibagikan ke masyarakat di Kowangan,Temanggung, Rabu (27/5/2026). (Devi Khofifatur Rizqi/Jawa Pos Radar Magelang).
Daging kurban dipotong-potong sebelum dibagikan ke masyarakat di Kowangan,Temanggung, Rabu (27/5/2026). (Devi Khofifatur Rizqi/Jawa Pos Radar Magelang).

RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung menerjunkan 92 personel pada Hari Raya Iduladha 2026.

Mereka memantau proses penyembelihan hewan kurban di berbagai titik

Tim diterjunkan untuk memastikan hewan kurban yang disembelih memenuhi syarat kesehatan.

Selain itu, aman dikonsumsi masyarakat. Kepala UPTD Puskeswan dan Inseminasi Buatan Kabupaten Temanggung sekaligus Pejabat Otoritas Veteriner Kabupaten Temanggung, drh. Nurul Hasanah, mengatakan, puluhan personel tersebut telah dibekali pelatihan teknis sebelum diterjunkan ke lapangan.

Baca Juga: Sekda Jateng Salurkan Hewan Kurban 1,1 Ton untuk Korban Banjir Grobogan

Dari total 92 personel, sebanyak 60 orang merupakan tim pengawas.

Terdiri dari dokter hewan, paramedik veteriner, inseminator, dan relawan dari Fakultas Kedokteran Hewan UGM. 

"Sisanya tim pendataan dari 20 kecamatan serta unsur MUI dari 12 kecamatan,” ujarnya saat pemantauan penyembelihan di lokasi Pengurus Ranting Muhammadiyah Kowangan, Temanggung, Rabu (27/5/2026).

Nurul menjelaskan, sebelum bertugas para personel telah mendapatkan workshop terkait tata cara penyembelihan yang baik.

Termasuk pemeriksaan kesehatan hewan sebelum disembelih (antemortem), hingga pemeriksaan organ dalam setelah penyembelihan (postmortem).

Menurutnya, pemantauan dilakukan untuk mendeteksi secara dini kemungkinan adanya penyakit atau kelainan pada hewan kurban.

Pada pemantauan di Kowangan, petugas menemukan empat ekor sapi terinfeksi cacing hati.

 “Alhamdulillah yang ditemukan baru tahap infeksi ringan, belum merusak organ hati secara parah. Bagian hati yang terinfeksi langsung kami musnahkan dan sebagian sampel dikirim ke laboratorium untuk identifikasi lebih lanjut,” katanya.

Nurul menambahkan, DKPPP sebelumnya telah melakukan langkah preventif.

Yakni membagikan 1.000 dosis obat cacing kepada peternak di Temanggung.

Sementara itu, panitia kurban di Muhammadiyah Kowangan, Entargo Yutri Wardono, mengatakan, kehadiran tim pemantau dari DKPPP sangat membantu memastikan kualitas hewan kurban.

“Kerja sama dengan dinas ini penting untuk mengetahui tingkat kesehatan hewan, terutama mendeteksi cacing hati. Nantinya data ini bisa dipetakan untuk evaluasi pencegahan ke depan,” ujarnya.

Di lokasi tersebut, sebanyak 23 ekor sapi dan 42 ekor kambing disembelih.

Daging kurban didistribusikan kepada ribuan masyarakat serta penerima manfaat lainnya.

"Targetnya satu hari ini penyembelihan selesai," tandasnya. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#tim pemantau #Entargo Yutri Wardono #DKPPP temanggung #penyembelihan hewan kurban