Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Harga Cabai Rawit di Tingkat Petani Temanggung Tembus Rp 65 Ribu per Kg

Devi Khofifatur Rizqi • Selasa, 26 Mei 2026 | 16:30 WIB
Petani di Tembarak Temanggung tengah panen cabai meski produksi menurun. (Devi Khofifatur Rizqi/Jawa Pos Radar Magelang).
Petani di Tembarak Temanggung tengah panen cabai meski produksi menurun. (Devi Khofifatur Rizqi/Jawa Pos Radar Magelang).

 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Harga cabai rawit di tingkat petani di Kabupaten Temanggung, terus merangkak naik. Dari harga Rp50.000 menjadi Rp65.000 per kilogram.

Kenaikan dipicu hasil panen menurun, karena pengaruh cuaca hujan, sementara permintaan pasar tetap tinggi.

Seorang petani di Desa Menggoro, Kecamatan Tembarak, Rohim mengatakan, harga cabai rawit ini fluktuatif.

Awalnya, harga cabai di kisaran Rp.35.000 hingga Rp40.000 per kilogram. Saat ini naik menjadi Rp65.000.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Stok Bahan Pokok Penting Aman, Namun Harga Cabai Mulai Merangkak Naik

"Sekarang harganya Rp65.000 per kilogram. Dua bulan kemarin malah tembus Rp73.000 per kilogram. Dengan harga saat ini para petani sangat diuntungkan," katanya Selasa (26/5/2026).

Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Temanggung, Sumarno mengatakan, meski terjadi penurunan produksi namun ketersediaan masih mencukupi.

Sebab di tahun 2026 ini luas tanam cabai rawit, keriting, maupun besar 12 ribu hektare lebih

Berdasarkan data per April 2026 kemarin, untuk produksi cabai rawit sebanyak 486.186 kuintal. Kemudian, cabai keriting sebanyak 209.430 kuintal.

"Lalu untuk cabai jenis teropong atau cabai besar itu sebanyak 32.775 kuintal," katanya.

Sumarno mengimbau kepada para petani lebih intensif dalam merawat tanaman. Supaya produktivitas hasil panen meningkat. 

Upaya perawatan meliputi pemupukan yang tepat, pengendalian hama, serta pemanfaatan pola tanam yang sesuai dengan kondisi cuaca.

Sehingga, hasil pertanian tetap optimal dan pasokan di pasaran tetap terjaga.

"Untuk ketersediaan cabai masih bisa mencukupi. Utamanya untuk cabai rawit, karena pertanaman udah mulai panen.

Pertanaman yang dilakukan akhir tahun kemarin juga sudah mulai panen, baik cabai rawit, keriting maupun cabai besar," imbuh Sumarno. (dev/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#harga cabai naik #petanai cabai #tembarak #DKPPP temanggung