RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, menyebut tingkat konsumsi ikan masyarakat di Kabupaten Temanggung masih tergolong rendah dibanding daerah lain di Jawa Tengah.
Hal itu disampaikan dalam agenda pemberian stimulus Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Pemenuhan Pangan Keluarga dengan Protein Ikan, di Balai Desa Legoksari, Kecamatan Tlogomulyo, Temanggung, Rabu (20/5/2026) sore.
Menurut Nawal Arafah Yasin, rendahnya tingkat konsumsi ikan di Temanggung menjadi perhatian serius. Terutama dalam pemenuhan gizi keluarga dan penurunan angka stunting.
Baca Juga: Ketua TP PKK Temanggung Beri Trauma Healing untuk Anak Korban Pembunuhan oleh Suami di Ngadirejo
Maka, ia melakukan kampanye gemar makan ikan dan pemanfaatan lahan pekarangan. Hal itu untuk pemenuhan pangan keluarga dengan protein ikan di Kabupaten Temanggung.
“Kenapa kita melakukan ini di Temanggung? Karena tadi disampaikan bahwa daerah Temanggung ini tingkat konsumsi ikannya masih rendah. Mungkin masyarakat lebih senang makan telur, ayam, atau daging. Padahal ikan bisa menjadi variasi lauk yang sehat dan bergizi,” katanya.
TP PKK Jawa Tengah juga memberikan bantuan 100 paket budikdamber atau budidaya ikan dalam ember kepada masyarakat. Program tersebut memadukan budidaya ikan lele dengan tanaman sayur seperti kangkung di lahan pekarangan rumah.
“Nanti di ember ini ada lele, di atasnya bisa ditanami kangkung. Tinggal dipetik, dimasak tumis, lelenya digoreng dan disambal, sudah enak sekali. Jadi bisa mengurangi pengeluaran belanja keluarga,” ujarnya.
Selain untuk pemenuhan gizi, pemanfaatan lahan pekarangan juga diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga. Itu juga mendukung ketahanan pangan keluarga.
Nawal mengatakan, kampanye gemar makan ikan juga menjadi bagian dari upaya percepatan penurunan angka stunting di Jawa Tengah yang saat ini berada di angka 17 persen.
Ia juga akan melakukan pendampingan berkelanjutan melalui kader PKK dan Kelompok Wanita Tani (KWT).
“Nanti kader Pokja 3 PKK bersama KWT akan mendampingi masyarakat. Harapannya program ini tidak berhenti hari ini saja, tetapi terus berkelanjutan,” ujarnya.
Selain mengajak masyarakat gemar makan ikan, TP PKK Jawa Tengah juga mendorong warga untuk lebih kreatif. Terutama dalam mengolah ikan menjadi berbagai menu menarik, seperti bakso ikan dan aneka olahan lainnya agar lebih diminati anak-anak maupun keluarga.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Temanggung Panca Dewi Agus Setyawan. Ia berharap agar program ini meningkatkan tingkat konsumsi ikan di Temanggung. Terutama dalam penurunan stunting serta pemenuhan gizi keluarga. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo