RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Temanggung, Panca Dewi Agus Setyawan, memberikan dukungan moral dan penguatan psikologis kepada dua anak korban pembunuhan perempuan berinisial DRS, 30, di Dusun Krajan, Desa Ngaren, Kecamatan Ngadirejo, Senin (18/5/2026) petang.
Kunjungan tersebut dilakukan usai peristiwa tragis yang menimpa korban dan menghebohkan masyarakat Temanggung.
Dalam kesempatan itu, Panca Dewi berbincang dengan keluarga korban. Memberikan perhatian khusus kepada kedua anak korban, yakni Vita, 12, dan Bima, 4.
Ia juga memeluk dan mencium kedua anak tersebut sebagai bentuk kasih sayang. Sekaligus upaya memberikan ketenangan di tengah trauma yang mereka alami setelah kehilangan ibu.
“Saya berpesan kepada anak-anak agar tetap sabar dan terus mendoakan ibunya supaya damai di sisi Tuhan,” kata Panca Dewi di rumah duka.
Istri Bupati Agus Setyawan itu mengaku prihatin dengan kejadian tersebut. Terlebih, korban meninggalkan anak-anak yang masih membutuhkan kasih sayang dan pendampingan keluarga.
“Hati saya tergerak untuk hadir ketika ada warga yang mengalami musibah. Terlebih korban memiliki anak-anak yang masih kecil dan tentu sangat membutuhkan perlindungan serta pendampingan,” ujarnya.
Selain memberikan dukungan moral, ia juga menyerahkan tali asih kepada keluarga korban.
Diharapkan, keluarga besar korban dapat merawat kedua anak tersebut dengan penuh kasih sayang.
Sehingga, anak-anak tersebut tetap tumbuh kuat dan memiliki semangat menjalani masa depan.
Panca Dewi juga menegaskan pentingnya mencegah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
“Jangan sampai ada lagi persoalan keluarga yang diselesaikan dengan kekerasan dalam rumah tangga, apalagi hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, seorang ibu rumah tangga berinisial DRS, warga Desa Ngaren, Kecamatan Ngadirejo, ditemukan meninggal dunia akibat dibunuh suaminya.
Pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Temanggung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo