RADARMAGELANG.ID, Temanggung — Domba seni lokal asal Kabupaten Temanggung kini tidak hanya menjadi kebanggaan peternak.
Tetapi juga memiliki nilai ekonomi fantastis.
Dalam pameran peternakan yang digelar Pemerintah Kabupaten Temanggung bersama komunitas Domba Seni Lokal (DSL) Temanggung, Minggu (17/5/2026), sejumlah domba dipamerkan dengan harga mulai puluhan juta hingga ratusan juta rupiah.
Bahkan, salah satu domba milik peserta disebut telah ditawar pembeli hingga Rp1 miliar.
Baca Juga: Dorong Inovasi Peternak, Pemkab Magelang Gelar Kontes Domba Nasional
Ketua Komunitas Domba Seni Lokal Temanggung, Rahmat, mengatakan, tren domba seni terus mengalami peningkatan.
Hal ini berbeda dengan domba potong biasa yang harga jualnya cenderung fluktuatif.
“Kalau domba di pasar harganya bisa turun, tapi kalau domba seni itu tidak ada turunnya,” katanya di Alun-alun Temanggung.
Menurut dia, tingginya harga domba seni dipengaruhi sejumlah faktor.
Mulai kualitas genetik, bentuk fisik, hingga keunikan ciri khas domba lokal Temanggung.
Hal itu membuat domba lokal diminati banyak penghobi dan peternak dari luar daerah.
“Di pameran ini harga jual bervariasi, mulai Rp25 juta hingga ratusan juta per ekor,” ujarnya.
Rahmat mengatakan, pameran tersebut sekaligus menjadi upaya memperkenalkan domba asli Temanggung.
Domba ini sebagai salah satu identitas unggulan sektor peternakan daerah.
Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Temanggung, Wisnu Widoyoko, menjelaskan, domba asli Temanggung memiliki karakteristik tersendiri dibanding jenis lain.
“Ciri-cirinya ada spot hitam di sekitar mata, ekornya ngotes, kemudian telinganya agak gantung,” katanya.
Selain memiliki postur tubuh kuat dan daya tahan yang baik terhadap penyakit, domba lokal Temanggung juga dinilai mudah dipelihara sehingga berpotensi menjadi sumber ekonomi menjanjikan bagi masyarakat.
Menurut Wisnu, pengembangan domba lokal secara berkelanjutan juga penting untuk menjaga plasma nutfah ternak asli Temanggung.
Supaya tetap lestari sekaligus memiliki nilai jual tinggi di pasaran.
"Domba ini berpotensi jadi sumber ekonomi. Kami juga berupaya agar domba lokal Temanggung tetap lestari dan punya nilai jual tinggi di pasaran," tambahnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo