Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Istri Tewas Dibacok Suami di Ngadirejo Temanggung, Pelaku Kabur

Devi Khofifatur Rizqi • Minggu, 17 Mei 2026 | 16:52 WIB
Rumah DRS yang tewas dibacok  oleh suaminya di Dusun Krajan, Desa Ngaren, Ngadirejo, Temanggung, Minggu (17/5/2026). (Devi Khofifatur Rizqi/Jawa Pos Radar Magelang).
Rumah DRS yang tewas dibacok oleh suaminya di Dusun Krajan, Desa Ngaren, Ngadirejo, Temanggung, Minggu (17/5/2026). (Devi Khofifatur Rizqi/Jawa Pos Radar Magelang).

 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung – Peristiwa tragis terjadi di Dusun Krajan, Desa Ngaren, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Minggu siang (17/5/3026).

Seorang perempuan berinisial DRS, 30, meninggal dunia diduga akibat dibacok suaminya sendiri di dalam rumah.

Baca Juga: Pemkab Wonosobo Tutup Kafe Shaka Pasca Tragedi Pembacokan Anggota TNI, Izin Usaha Bermasalah

Pelaku diketahui bernama Kriswadi, 35, warga Desa Traji, Kecamatan Parakan. 

Usai kejadian, pelaku langsung melarikan diri.  

Hingga berita ini ditulis, pelaku masih dalam pencarian aparat kepolisian.

Kepala Dusun Krajan, Abdullah Syafii, mengatakan, kejadian bermula sekitar pukul 12.00 WIB saat pelaku datang ke rumah korban.

Ketika itu, pelaku datang ke kediaman DRS di Dusun Krajan, Desa Ngaren. Tak lain, maksud kedatangannya untuk menjemput dua anaknya.

"Pelaku datang ke rumah istrinya, lalu membawa dua anaknya, laki dan perempuan. Yang perempuan kelas 5 SD, yang laki-laki umur 4 tahun ke Desa Traji (rumah pelaku),” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (17/5/2026) sore.

Setelah mengantar anak-anaknya, lanjut Abdullah, pelaku disebut kembali ke rumah korban. Kemudian terjadi cekcok antara keduanya.

“Awalnya cekcok. Memang sekitar setahunan ini rumah tangganya tidak harmonis,” ujarnya.

Menurut Abdullah, pelaku kemudian membacok leher korban hingga korban terjatuh bersimbah darah di dalam rumah.

“Informasinya membacok
lehernya (korban) terus istrinya jatuh,” katanya.

Ibu korban yang berada di rumah mengetahui kejadian tersebut dan langsung meminta pertolongan warga.

Adik korban sempat berusaha mengejar pelaku, namun pelaku berhasil melarikan diri.

Akibat luka parah di bagian leher, korban meninggal dunia di lokasi kejadian. 

Berdasarkan penelusuran, luka di leher korban memiliki lebar sekitar 12 sentimeter dengan kedalaman 3 hingga 4 sentimeter.

“Saat ini korban masih diotopsi di RSUD,” ujarnya.

Korban diketahui meninggalkan dua anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Anak pertama saat ini bersekolah di kelas 5 SD. Sedangkan anak kedua masih 4 tahun.

Peristiwa tersebut menggemparkan warga RT 5 RW 2 Dusun Krajan. 

Aparat dari Polres Temanggung, Polsek Ngadirejo, dan tim SAR telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan pencarian pelaku. 

Pantauan wartawan ini pukul 15.30 WIB, sejumlah warga tampak berdatangan ke rumah duka.

Mereka berbela sungkawa atas peristiwa nahas yang terjadi. Selanjutnya mendoakan korban.

Mengenai pemakaman, pihak keluarga masih menunggu jenazah diserahkan usai proses otopsi. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#istri dibacok suami #desa ngaren #cekcok #Ngadirejo #tewas