Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Grasindo Konsisten Jaga Alam Sekaligus Berdayakan Masyarakat

Devi Khofifatur Rizqi • Kamis, 30 April 2026 | 20:22 WIB
Momentum peringatan 30 tahun Grasindo di Lapangan Desa Kledung, Kabupaten Temanggung, Kamis (30/4/2026). (Prokompim Temanggung for Jawa Pos Radar Magelang). 
Momentum peringatan 30 tahun Grasindo di Lapangan Desa Kledung, Kabupaten Temanggung, Kamis (30/4/2026). (Prokompim Temanggung for Jawa Pos Radar Magelang). 

 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung — Tiga dekade kiprah Gerakan Remaja Anak Sindoro (Grasindo) menjadi bukti nyata bahwa pelestarian alam dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat. 

Momentum peringatan 30 tahun Grasindo digelar di Lapangan Desa Kledung, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini menjadi refleksi panjang perjalanan organisasi tersebut dalam menjaga ekosistem Gunung Sindoro sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

“Momen ini kami maknai sebagai simbol berbagai kegiatan yang telah kami lakukan dalam mengabdi kepada masyarakat. Harapannya, kolaborasi ini semakin kuat dan memberi manfaat lebih luas,” ujar Ketua Grasindo, Riyan Indra Prayudha.

Sejak awal berdirinya, Grasindo tumbuh dari semangat gotong royong masyarakat Desa Kledung dalam melayani para pendaki Gunung Sindoro.

Tradisi keramahtamahan tersebut kemudian berkembang menjadi gerakan terorganisasi yang mampu membuka peluang ekonomi bagi warga, khususnya generasi muda.

Melalui pengelolaan basecamp dan aktivitas pendakian, Grasindo turut menciptakan lapangan kerja. Itu sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kelestarian alam.

Bupati Temanggung, Agus Setyawan, menilai, keberadaan Grasindo menjadi contoh konkret bagaimana masyarakat lokal dapat menjadi aktor utama dalam pengelolaan lingkungan.

Menurutnya, keberhasilan Grasindo tidak hanya terletak pada konsistensi menjaga alam. Tetapi juga dalam membangun kemandirian pemuda desa.

“Ini menjadi bukti bahwa pelestarian alam bisa berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat. Apa yang dilakukan Grasindo bisa menjadi inspirasi bagi wilayah lain,” katanya.

Dalam kesempatan itu, bupati menyerahkan bibit pohon sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Ia menegaskan, tanggung jawab menjaga alam tidak bisa diserahkan kepada pihak lain, melainkan harus dimulai dari masyarakat itu sendiri. (dev/lis) 

Editor : Lis Retno Wibowo
#jaga alam #berdayakan masyarakat #Bupati Temanggung Agus Setyawan #Dear Hyeri #grasindo