RADARMAGELANG.ID, Temanggung – Memasuki hari kelima pencarian, korban hanyut di Kali Progo, Maulana Akbar Rafio, 14, belum juga ditemukan. Proses pencarian sempat dihentikan akibat cuaca buruk yang melanda wilayah hulu sungai.
Kepala Pelaksana BPBD Temanggung, Totok Nursetyanto, mengatakan, tim gabungan terpaksa ditarik ke posko pada Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Itu karena hujan lebat yang berpotensi membahayakan keselamatan petugas.
“Masih dilakukan pencarian, tapi wilayah atas hujan lebat, tim kita tarik,” ujarnya.
Totok mengatakan, pencarian hari kelima ini petugas BPBD wilayah Temanggung fokus ke wilayah darat. Selain itu, dibantu tim gabungan dari Magelang untuk penyisiran di wilayah Borobudur.
"Kemarin tim sampai ke Tempuran Magelang. Untuk hari ini (Kamis, Red) kita fokus darat. Dan dua perahu untuk menyisir kembali dari titik nol sampai dam Selis. Kurang lebih sampai Tempuran 25,97 kilometer untuk penyisiran," terangnya.
Baca Juga: Pencari Ikan Hanyut di Bandongan Magelang, Ditemukan Tewas di Bantul Jogjakarta
Sebelum dihentikan sementara, tim gabungan juga telah melakukan penyisiran hingga ke Jembatan Ngembik, wilayah Kota Magelang. Namun, hingga titik tersebut, korban belum ditemukan.
Dalam operasi pencarian ini, sekitar 100 personel gabungan dikerahkan. Terdiri dari BPBD, relawan, dan unsur terkait lainnya. Selain itu, tujuh perahu karet digunakan untuk menyisir aliran sungai.
Korban merupakan warga Lingkungan Kasanan, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Kranggan. Bocah 14 tahun itu dilaporkan hanyut pada Minggu (5/4/2026) pukul 09.00 WIB saat memancing di kawasan Kedung Pertapan, Sungai Progo.
Saat itu, korban diduga terpeleset saat berada di tepi sungai. Kemudian terjatuh ke dalam kedung yang memiliki arus cukup dalam.
“Dugaan sementara terpeleset saat di tepi sungai, lalu jatuh ke kedung dengan arus yang cukup dalam,” jelas Totok.
Saat kejadian, salah satu rekan korban sempat berupaya menolong dengan menjulurkan kayu. Namun, korban tidak berhasil meraihnya dan terbawa arus.
Sejak laporan diterima, tim gabungan langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian hingga ke aliran sungai yang lebih jauh.
Upaya pencarian terus dilakukan setiap hari dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan tim.
BPBD Temanggung juga telah berkoordinasi dengan BPBD wilayah Magelang serta relawan untuk memantau jalur aliran sungai.
Mengingat kemungkinan korban terbawa hingga ke wilayah hilir. Hingga saat ini, pencarian masih akan terus dilanjutkan dengan harapan korban segera ditemukan. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo