Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

P3TGAI Andalkan Swakelola Petani, Irigasi Temanggung Kian Optimal

Devi Khofifatur Rizqi • Selasa, 7 April 2026 | 14:51 WIB
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Temanggung Yusuf  Edi Nugroho.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Temanggung Yusuf Edi Nugroho.

 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) kembali diusulkan Pemerintah Kabupaten Temanggung pada 2026.

Hal ini sebagai upaya memperkuat jaringan irigasi dan mendukung produktivitas pertanian.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Temanggung, Yusuf  Edi Nugroho, menjelaskan, P3TGAI merupakan program rutin dari Kementerian PUPR yang telah berjalan setiap tahun. Program ini terbukti memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Tahun kemarin di Temanggung ada 64 lokasi dengan masing-masing anggaran sekitar Rp195 juta. Tahun ini sudah diusulkan kembali, tetapi jumlah yang disetujui masih menunggu hasil dari kementerian,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Selasa (7/4/3036).

Baca Juga: Pembangunan Irigasi dan Bendung di Temanggung Telan Dana Rp 73 Miliar, Dukung Ketahanan Pangan

Secara nasional, lanjutnya, program ini mencakup sekitar 12 ribu titik. Temanggung berharap alokasi yang diterima ke depan bisa terus meningkat, mengingat kebutuhan irigasi di daerah masih cukup besar.

Yusuf mengatakan, P3TGAI menggunakan mekanisme swakelola tipe I. Yakni pengerjaan dilakukan langsung oleh kelompok petani pemakai air (P3A).

Selain pembangunan fisik saluran irigasi, program ini juga mencakup penguatan kelembagaan petani.

“Tidak hanya membangun saluran, tapi juga memperkuat organisasi petani agar mampu mengelola dan menjaga irigasi secara berkelanjutan,” jelasnya.

Saat ini, tahapan program telah memasuki proses verifikasi usulan. Sebelumnya, pengajuan dilakukan pada 27 Februari hingga 7 Maret 2026.

Selanjutnya, perekrutan tenaga pendamping masyarakat (TPM) dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 9 April 2026.

Yusuf menyebut, usulan program berasal dari berbagai sumber. Mulai dari kelompok masyarakat desa, dinas, hingga aspirasi. Namun, jumlah total usulan yang masuk masih dalam proses rekapitulasi.

Di Temanggung terdapat sekitar 577 daerah irigasi yang tersebar di hampir seluruh kecamatan.

Program P3TGAI telah menjangkau sebagian besar wilayah tersebut. Bahkan, hingga daerah yang sebelumnya tidak memiliki lahan padi seperti Kecamatan Tretep.

"Manfaat program ini sangat signifikan dalam meningkatkan keandalan distribusi air. Banyak saluran irigasi yang sebelumnya berupa tanah kini telah dibangun permanen sehingga air dapat mengalir hingga ke lahan pertanian," jelasnya. (dev/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#P3TGAI #produktivitas pertanian #program percepatan peningkatan tata guna air irigasi #DPUPR Temanggung #irigasi