RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Pemerintah Kabupaten Temanggung memastikan layanan kesehatan tetap berjalan optimal selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Hal itu disampaikan Bupati Temanggung, Agus Setyawan, saat meninjau sejumlah fasilitas layanan.
Mulai dari puskesmas hingga posko mudik. Dalam kunjungannya ke Puskesmas Bejen, bupati menegaskan pentingnya kesiapsiagaan fasilitas kesehatan.
Khususnya yang berada di jalur utama dan wilayah perbatasan.
“Kita pastikan pelayanan kesehatan, terutama puskesmas di jalur utama dan perbatasan harus siap melayani kegawatdaruratan selama 24 jam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran,” ujar Agus kemarin.
Berdasarkan Surat Edaran Dinas Kesehatan Temanggung, terdapat enam puskesmas rawat inap yang disiagakan dengan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam.
Di antaranya Puskesmas Pringsurat, Selopampang, Ngadirejo, Wonoboyo, Bejen, dan Gemawang.
Sementara itu, puskesmas yang berada di jalur utama dan wilayah perbatasan juga memberikan layanan kegawatdaruratan selama 24 jam.
Itu meliputi Puskesmas Rejosari, Pare, Kranggan, Bulu, Kedu, Parakan, Traji, Candiroto, dan Kledung.
Menurut Agus, seluruh tenaga kesehatan telah diatur dalam sistem piket atau shift agar pelayanan tetap berjalan tanpa henti.
“Petugas kesehatan menerapkan sistem piket agar bisa melayani kegawatdaruratan selama 24 jam.
Ini untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas maupun gangguan kesehatan pemudik akibat kelelahan,” tambahnya.
Selain memastikan layanan kesehatan, Agus juga meninjau kesiapan personel dan fasilitas pendukung mudik di Kantor BPBD, Pos Induk Damkar, serta Posko Mudik Ansor Banser di wilayah Candiroto.
Saat berada di Pos Induk Damkar, ia memastikan kesiapan armada dan personel dalam kondisi prima.
Hal itu untuk mengantisipasi kebakaran maupun operasi penyelamatan selama masa Lebaran.
Di Posko Mudik Ansor Banser yang berada di kawasan Sub Terminal dan Rest Area Muntung, Agus mengapresiasi peran relawan yang turut membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada pemudik.
“Selain pelayanan mudik, kesiapsiagaan bencana juga menjadi prioritas utama kami. Terima kasih kepada para personel yang siaga 24 jam dan terus bersinergi demi kemanusiaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian BPBD Temanggung, Totok Nuryanto, mengatakan, pihaknya menyiagakan personel selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi bencana.
BPBD juga menyediakan berbagai fasilitas bagi pemudik, seperti tempat istirahat, pengisian daya ponsel, hingga layanan tambal ban dan cuci mobil.
“Fasilitas ini bisa dimanfaatkan pemudik yang lelah, namun fungsi utama kami tetap pada mitigasi dan respons cepat bencana selama Lebaran,” jelasnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo